Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Berita Terbaru

Sejenak Merefresh Diri dari Pekerjaan RutinSejenak Merefresh Diri dari Pekerjaan Rutin
13 Jul 2020 09:37 - ADMIN BALINGTAN

        Berita Balingtan - “Jum’at sehat” demikian sebutan para sebagian pegawai di Balingtan untuk mengekspresikan hari Jum’at ini (10/07). Setiap Jumat, Balingtan memberi kesempatan kepada pegawai untuk menyegarkan pikiran dari pekerjaan harian hingga pukul 10.00 WIB. Hal tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh pegawai Balingtan. Pasalnya hampir semua pegawai beraktivitas di luar ruangan baik untuk berolah raga atau kerja bakti membersihkan li [ ... ]

Selengkapnya...
Kiprah Balitbangtan-Kementan menemukan herbal ampuh dari EucalyptusKiprah Balitbangtan-Kementan menemukan herbal ampuh dari Eucalyptus
10 Jul 2020 04:54 - ADMIN BALINGTAN

        Berita Balingtan - Sudah sejak lama kiprah Balitbangtan-Kementan menginventarisasi tanaman yang potensial meningkatkan imunitas dan juga antivirus melalui Unit Kerja (UK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT)-nya. Dari data hasil penelitian Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) selama 40 tahun ada sekitar 50 tanaman yang diidentifikasi, dan lebih 20 yang sudah diekstraksi dan diketahui bahan aktifnya. Selanjutnya, Balai Besar Penelitian Vet [ ... ]

Selengkapnya...
Eucalyptus Herbal AmpuhEucalyptus Herbal Ampuh
09 Jul 2020 09:13 - ADMIN BALINGTAN

        Berita Balingtan - Indonesia kaya akan aneka ragam hayati, salah satunya tanaman Eucalyptus.  Eucalyptus sudah banyak dimanfaatkan dan dibudidayakan di berbagai negara sebagai bahan baku kayu, pulp, dan minyak atsiri. Kandungan metabolit dalam Eucalyptus dapat bersifat anti virus, anti bakteri, dan anti jamur pada konsentrasi tertentu. Komponen utama minyak atsiri dari Eucalyptus adalah senyawa volatil 1,8-cineole (cineole or eucalyptol), β-caryo [ ... ]

Selengkapnya...
Kementan Koordinasi Pemutakhiran Data Aktivitas Inventarisasi GRK Sektor Pertanian Bersama KLHK dan APPIKementan Koordinasi Pemutakhiran Data Aktivitas Inventarisasi GRK Sektor Pertanian Bersama KLHK dan ...
08 Jul 2020 09:07 - ADMIN BALINGTAN

        Berita Balingtan - Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% baik secara mandiri dan 41% melalui kerjasama luar negeri melalui kegiatan penurunan pada lima sektor di antaranya sektor energi, kehutanan, limbah, IPPU, dan pertanian. Sektor pertanian menjadi salah satu kontributor dalam menyumbang emisi gas rumah kaca melalui berbagai kegiatan lapang seperti budidaya tanaman padi, peternakan, pekerbunan dan ke [ ... ]

Selengkapnya...
Dukungan Balitbangtan untuk “New Normal” di Kabupaten PatiDukungan Balitbangtan untuk “New Normal” di Kabupaten Pati
07 Jul 2020 08:59 - ADMIN BALINGTAN

        Berita Balingtan - Pemerintah mengambil kebijakan new normal dalam menghadapi pandemi covid-19. Pada masa new normal, aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan meski tetap mengikuti protokol pencegahan covid-19. Hal tersebut membuat masyarakat mulai melakukan aktivitas di luar rumah dan menyebabkan meningkatnya pelayanan masyarakat di instansi pemerintah. Untuk mendukung kegiatan new normal sesuai protokol kesehatan, Balitbangtan melalui Balingtan ke [ ... ]

Selengkapnya...
Berita yang lain.......

Info Teknologi Terbaru

Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor PertanianInventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor Pertanian
11 Mar 2019 02:50 - ADMIN BALINGTAN

Teknologi Balingtan - Inventarisasi GRK merupakan upaya untuk mendapatkan data dan informasi mengenai tingkat, status, dan kecenderungan perubahan emisi GRK secara berkala dari berbagai sumber emisi (source) dan penyerapnya (sink), termasuk simpanan karbon (carbon stock). Ada beberapa kegiatan dalam sektor pertanian yang menjadi sumber Gas Rumah Kaca yaitu emisi gas dari lahan sawah, sendawa ternak, pengelolaan kotoran ternak, penggunaan kapur pertanian, pemupukan urea, pembakar [ ... ]

Selengkapnya...
Filtrasi Air Jadi Mudah dan Sederhana dengan FIOFiltrasi Air Jadi Mudah dan Sederhana dengan FIO
05 Des 2018 06:33 - ADMIN BALINGTAN

Teknologi Balingtan - Air yang berasal dari sungai, sawah, danau yang mengalir ke badan sungai yang nantinya akan digunakan untuk air irigasi dimungkinkan mengandung cemaran logam berat maupun residu pestisida. Air irigasi tersebut biasanya terkontaminasi cemaran logam berat dan residu pestisida akibat dari limbah industri dan pestisida di lahan pertanian intensif. Kandungan residu pestisida pada saluran outlet, selanjutnya akan masuk ke dalam aliran sung [ ... ]

Selengkapnya...
“Taman Fito” Balingtan, Kenalkan Tanaman-Tanaman Penyerap Logam Berat“Taman Fito” Balingtan, Kenalkan Tanaman-Tanaman Penyerap Logam Berat
09 Nov 2018 00:06 - ADMIN BALINGTAN

Teknologi Balingtan - Jika kita mengamati sisi kanan dari rumah kasa Balingtan, tampak berdiri sebuah papan bertuliskan “Taman Fito Koleksi Tanaman Akumulator Logam Berat untuk Fitoremidiasi”. Di sinilah letak Taman Fito yang merupakan taman pengoleksi tanaman penyerap logam berat baik di udara, maupun di dalam tanah. Kata “Fito” sendiri diambil dari istilah Fitoremidiasi. Yang mana fitoremidiasi merupakan bioremediasi melalui penggunaan tanaman y [ ... ]

Selengkapnya...
Mengetahui Pergerakan Cemaran dalam Tanah dengan LysimeterMengetahui Pergerakan Cemaran dalam Tanah dengan Lysimeter
07 Nov 2018 23:11 - ADMIN BALINGTAN

Teknologi Balingtan - Lysimeter merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur evapotranspirasi aktual yang dilepaskan oleh tumbuhan dan tanah di sekitarnya. Perangkat Lysimeter berupa tank atau penampung yang berisi tanah kemudian ditanami oleh tumbuhan. Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) sendiri, menggunakan Lysimeter sebagai salah satu metode dalam proses pengujian teknologi. Dalam menguji sebuah teknologi, Balingtan perlu melalui tah [ ... ]

Selengkapnya...
Gulma Babandotan: Pelapis Pupuk Lambat Urai Pembawa ManfaatGulma Babandotan: Pelapis Pupuk Lambat Urai Pembawa Manfaat
26 Okt 2018 22:06 - ADMIN BALINGTAN

Teknologi Balingtan - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Litbang Balingtan) tengah melakukan Kerjasama Penelitian, Pengkajian, dan Pengembanagan Pertanian Strategis (K4PS). Bertempat di Laboratorium Gas Rumah Kaca, kali ini Balingtan menggunakan pemanfaatan gulma Babandotan (Ageratum conizoides) untuk bahan pelapis pada pupuk lambat urai (SRF) guna mengingatkan efisiensi pupuk nitrogen (N), meningkatkan produ [ ... ]

Selengkapnya...
Artikel yang lain.......

SDM Profesional

Layanan Publik

 

 
Bank Pengetahuan Padi Indonesia
 
 Sinar tani
 
Kalender Tanam Terpadu
 
 
WBS -Whistleblower's System
 
Sinovik
 
 
 

Konsep Pertanian Berkelanjutan

Medsos Facebook

Medsos Twitter