Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Cara Efektif Air Irigasi Persawahan Tidak Terkontaminasi Logam Berat dan Residu Pestisida

Berita Balingtan - Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia maupun kehidupan makhluk hidup lainnya. Permukaan bumi sebagian besar ditutupi oleh air (71%) sehingga keberadaan air ini ikut mempengaruhi iklim lingkungan kita. Di planet bumi dimana manusia berada, terdapat 97% dari total jumlah air yang ada merupakan air asin yang terdapat di laut, dan hanya sebanyak 3% air di bumi yang merupakan air tawar. Air tawar yang hanya berjumlah 3% dari total jumlah air di bumi tersebut terdapat di danau, sungai, tanah, tumbuhan, manusia, dan sebagian besar lainnya berbentuk gunung es yang terdapat di kutub utara dan selatan dan di puncak-puncak gunung (Miller,  2002).

Air tawar yang hanya 3% ini apabila tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan dampak negatif terhadap kehidupan manusia dimuka bumi ini. Misalnya air yang berasal dari sungai, sawah, danau yang mengalir ke badan sungai yang nantinya akan digunakan untuk air irigasi dimungkinkan mengandung cemaran logam berat maupun residu pestisida. Air irigasi terkontaminasi cemaran logam berat dan residu pestisida akibat dari aliran permukaan pada area terkontaminasi limbah industri dan pestisida di lahan pertanian intensif. Oleh karenanya diperlukan teknologi penyaringan air sebelum dan sesudah masuk area persawahan.

Air ini sebelum digunakan untuk pengairan sawah sebaiknya di filter dulu menggunakan alat yang disebut dengan filter irigasi inlet outlet (FIO). Alat ini sangat sederhana dan mudah dibuat sendiri dengan biaya yang relatif murah.   Filtrasi air sangat penting untuk semua sistem irigasi. Untuk menghasilkan kualitas air yang lebih baik, dapat saja digunakan dua filter yaitu inlet outlet. Filter pertama, berfungsi sebagai penyaring pertama yang bisa menyaring racun-racun yang terbawa oleh air misalnya logam berat dan residu pestisida. Filter kedua berfungsi untuk penyaringan oulet yang dipasang di outlet persawahan. FIO terbuat dari bak plastik dengan dengan ukuran sesuai kebutuhan (diameter jaringan irigasi) dan mempunyai penyaring berbrentuk silinder sejumlah 12 buah dan dipasang secara Zikzak untuk ukuran. Penyaring terbuat dari kasa alumunium yang nantinya akan diisi arang aktif yang berbentuk butiran dan bisa diisi ulang atau bongkar pasang.