Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Sehari Tanpa Nasi (One Day No Rice)

Berita Balingtan - Kesadaran antara pegawai juga patut diapresiasi karena mengajak kebiasaan pola makan yang sehat, beragam, bergizi, dan seimbang, aman, serta sehat. Pola makan ini perlu proses dan pembelajaran karena sebagian besar pegawai sudah paham manfaatnya sehingga pelaksanaan One Day No Rice atau Hari Tanpa Nasi berjalan dengan lancar. Balai Penelitian Lingkungan Pertanian melaksanakan kegiatan ini sejak bulan April 2011. Setiap hari Jum’at sekitar jam 11 siang para pegawai berkumpul untuk makan bersama nasi yang terbuat dari jagung. Adapun juga pelengkapnya nasi jagung yaitu ada tempe, botok teri, masakan mangut ikan (makanan khas pati), dan lain sebagainya. Tidak hanya setiap Jum’at saja tetapi dilaksanakan saat ada tamu yang berkunjung ke Balai Penelitian Lingkungan Pertanian jamuan dari bahan non gandum. Jika kegiatan ini bisa sukses dilakukan setiap satu bulan satu hari saja, maka konsumsi beras nasional per tahun bisa dihemat hingga 1,2 juta ton. “Jadi kalau ada 1 free rice day saja per bulan, akan mengurangi tekanan permintaan 1,2 juta ton per tahun. Konsumsi beras per kapita orang Indonesia masih yang tertinggi di dunia yang mencapai 139 kg/kapita/tahun. Karena itulah gerakan One Day No Rice harus berwawasan lebih luas, tak sekedar mengurangi konsumsi nasi selama sehari. Mempersiapkan ketersediaan pangan nasional untuk efek global merupakan hal yang lebih serius.