Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pelatihan Pengelolaan dan Monitoring Lahan Gambut Kegiatan ICCTF Fase ke-2

Berita Balingtan - Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) fase ke-2 Kementerian Pertanian dan Bappenas, menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Terdegradasi untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Mengoptimalkan Produktivitas Tanaman di Riau”.  Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 24-26 Juni 2013 di The Premiere Hotel Pekanbaru Riau, diikuti oleh 23 peserta.  Peserta berasal dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau, Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kab. Kampar dan Kab. Pelalawan serta Kab. Indragiri Hilir. Fakultas Pertanian Universitas Negeri Riau, Fakultas Pertanian Universitas Islam Negeri SUSKA, Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) Aceh.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan  Pertanian (BBSDLP) yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha BBSDLP, Drs. Paidi, MM., M.Si. Narasumber lainnya dalam pelatihan ini berasal dari Balai Penelitian Tanah dan Balai Penelitian Lingkungan Pertanian yang berada di bawah naungan BBSDLP.  Materi yang disampaikan pada hari pertama dalam pelatihan ini yaitu : Perubahan Iklim dan Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan oleh Prof. Fahmuddin Agus, Pengukuran cadangan karbon pada tanah gambut oleh Dr. Ai Dariah, pengukuran cadangan karbon pada tanaman oleh Ir. Erni Susanti, M.Sc, pengukuran GRK di lahan gambut dengan Gas Chromatography (GC) oleh Terry Ayu Adriany, S.Si, Pengukuran GRK di lahan gambut dengan Infra Red Gas Analyzer (IRGA) oleh Setiari Marwanto M.Si, Pengukuran AWS dan piezometer oleh Ir. Kharmila, M.Si, serta Estimasi Emisi GRK di Provinsi Jambi oleh Terry Ayu Adriany, S.Si.

Hari kedua, dilakukan praktek lapangan di lokasi kegiatan ICCTF Fase 2 Provinsi Riau yaitu di Desa Lubuk Ogong, Keamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kegiatan yang dilakukan adalah pengukuran cadangan karbon pada tanah gambut dan tanaman, pengukuran GRK di lahan gambut dengan GC, pengukuran GRK di lahan gambut dengan IRGA, Penggunaan AWS dan piezometer.

Hari ketiga dilakukan pengolahan data hasil praktek lapang serta interpretasi data yang diperoleh dari lapangan dan masing-masing kelompok peserta mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungan yang dihasilkan. Selama pelatihan berlangsung para peserta mengikuti dengan serius dan antusias karena bagi sebagian besar peserta materi ini merupakan materi yang baru. Prof. Fahmudin Agus menutup acara pelatihan ini dan mengharapkan agar pelatihan ini dapat bermanfaat bagi para peserta. (Terry.A.A/Balingtan)

Gambar 1. Foto bersama peserta dan narasumber di acara pelatihan ICCTF

Gambar 2. Foto Kegiatan Lapang