Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Staf Ahli Menteri Kemenko Kesra Kagum dengan Tupoksi dan Keberadaan Balingtan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Balingtan menerima kunjungan tamu yaitu bapak Dr. H. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS. (Staf Ahli Bidang Pencapaian Pembangunan Milenium, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat), Drs. Asep Djembar Muhammad, M.Si (Staf Ahli Bidang Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat), Dr. Hartoyo Soehari, MPA (Staf Ahli Bidang Multikulturalisme dan Resolusi Konflik, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat), Dr. Ir. Maruhum Batubara, MPA (Staf Ahli Bidang Kreativitas dan Inovasi Teknologi, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat),  Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, M.Si (Kepala BPTP Jateng) dan Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng (Plt.BBSDLP – Kepala BP2TP). Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kepala Balai beserta jajarannya yang terdiri dari Kasubbag Tata Usaha dan para peneliti. Acara kunjungan diawali dengan presentasi mengenai profil Balingtan yang disampaikan langsung oleh  Kepala Balai Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc. Balingtan memiliki konsep pertanian ramah lingkungan dan penerapan sistem integrasi tanaman dan ternak ramah lingkungan lestari.

Balingtan mempunyai m-AP2RL2 (model Akselerasi Pembangunan Pertanian Ramah Lingkungan Lestari), yang mencakup 10 unsur, yakni 1) Konservasi tanah dan air, 2) Konservasi keanekaragaman hayati, 3) Pengawasan terhadap residu pestisida dan logam berat, 4) Penerapan teknologi rendah emisi Gas Rumah Kaca (GRK), 5) Peningkatan Produktivitas tanaman, 6) Penanaman varietas padi rendah emisi GRK, 7) Penanaman varietasi yang adaptif terhadap perubahan iklim, 8) Penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), 9) Penerapan teknik irigasi yang efektif dan efisien, 10) Peningkatan produktifitas lahan melalui Sistem Integrasi Tanaman-Ternak (SITT) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Pada dasarnya konsep PRL adalah memadukan dan mengintegrasikan sektor produksi, lingkungan dan sosial-ekonomi bagi petani. Pertanian Ramah Lingkungan (PRL) atau Eco-Farming merupakan sistem pertanian yang mengelola seluruh sumberdaya pertanian dan input usahatani secara bijak, berbasis inovasi teknologi untuk mencapai peningkatan produktivitas berkelanjutan dan secara ekonomi menguntungkan serta diterima secara sosial budaya dan berisiko rendah atau tidak merusak/mengurangi fungsi lingkungan. Terkait dalam sektor pertanian yang sudah memenuhi target 26% masih berpeluang dalam penurunan karbon. Dan hasil riset dalam Balitbangtan khususnya Balingtan minimal dapat dimanfaatkan oleh Direktorat Jendral yang ada di Indonesia.

Acara selanjutnya adalah kunjungan lapang ke kebun percobaan dengan melihat visitor plot SITT (Sistem Integrasi Tanaman Ternak), Pasar agro kebun percobaan Balingtan, Laboratorium Terpadu, dan Laboratorium GRK (Gas Rumah Kaca). Setelah acara kunjungan tamu SAM Kemenko Kesra menyampaikan apresiasi dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh staff Balingtan atas kerja keras dan kerja ikhlasnya mendukung kemajuan Balingtan dengan harapan mudah-mudahan kedepan Balingtan semakin maju. (Admin Balingtan)