Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Peningkatan Kinerja Pengelolaan dan Layanan Perpustakaan Melalui Aplikasi Perpustakaan Digital

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Temu Teknis dilaksanakan di Hotel Grand Candi, Semarang pada tanggal 7 – 10 Mei 2014, diikuti oleh 83 peserta dari UK/UPT lingkup Kementerian Pertanian dengan tema  Peningkatan Kinerja Pengelolaan dan Layanan Perpustakaan Melalui Aplikasi Perpustakaan Digital. Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pengelola perpustakaan digital, 2) Merumuskan strategi penyelesaian berbagai masalah pengelolaan perpustakaan digital, dan 3) Menghasilkan rekomendasi peningkatan kinerja pengelolaan dan layanan perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian. Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan adanya kebutuhan pengguna yang menuntut layanan lebih cepat, memicu perpustakaan melakukan perubahan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Untuk itu, perpustakaan melakukan re-engineering dengan mengimplementasikan TI ke dalam seluruh kegiatan perpustakaan mulai dari proses pengadaan sampai pelayanan.  Salah satu upaya tersebut, PUSTAKA mengembangkan aplikasi SIMPertan sebagai upaya inovasi pengelolaan perpustakaan sehingga  data institusi dan pengelolaan perpustakaan lingkup Kemtan lebih terintegrasi dalam mendukung visi dan misi institusi induk.

Untuk Field Trip peserta temu teknis berkunjung ke Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan), Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kesubbag Tata Usaha beserta jajarannya dan para peneliti. Acara kunjungan diawali dengan presentasi mengenai profil Balingtan yang disampaikan langsung oleh  Bapak Sudarto,SE. Balingtan memiliki konsep pertanian ramah lingkungan dan penerapan sistem integrasi tanaman dan ternak ramah lingkungan lestari. Pertanian Ramah Lingkungan (PRL) atau Eco-Farming merupakan sistem pertanian yang mengelola seluruh sumberdaya pertanian dan input usahatani secara bijak, berbasis inovasi teknologi untuk mencapai peningkatan produktivitas berkelanjutan dan secara ekonomi menguntungkan serta diterima secara sosial budaya dan berisiko rendah atau tidak merusak/mengurangi fungsi lingkungan. Acara selanjutnya adalah kunjungan lapang ke kebun percobaan dengan melihat visitor plot SITT (Sistem Integrasi Tanaman Ternak), Pasar agro kebun percobaan Balingtan, Laboratorium Terpadu, dan Laboratorium GRK (Gas Rumah Kaca), pasar agro yang menyajikan hasil dari kebun percobaan balingtan dan cendera mata seperti batik khas pati (batik bakaran). Setelah acara kunjungan tamu peserta temu teknis perpustakaan digital menyampaikan apresiasi dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh staff Balingtan atas kerja keras dan kerja ikhlasnya mendukung kemajuan Balingtan dengan harapan mudah-mudahan kedepan Balingtan semakin maju.

Dengan diselenggaranya temu teknis perpustakaan digital ini maka sarana dan prasarana yang memadai, kualitas pengelola perpustakaan juga merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan layanan perpustakaan. Untuk menjadi pengelola yang berkualitas, pustakawan harus: 1) mempunyai integritas, 2) inovatif dalam menciptakan hal-hal baru, dan 3) mampu mensinergikan pengetahuan, kemampuan, sikap, pengalaman, tanggungjawab dan akuntabel. Kemampuan tersebut perlu diperkuat dengan kemampuan team work melalui kolaborasi antara perpustakaan, pustakawan dan pihak-pihak lain yang mendukung. Pengembangan perpustakaan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pengguna (customer oriented) menuntut pengelola perpustakaan harus berfikir out of the box. Cara kerja dan organisasi perpustakaan harus dipandang sebagai sesuatu yang dinamis dan berkembang.  (Admin Balingtan)