Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Teknologi Pembasmi Hama Ramah Lingkungan Tanpa Pestisida

Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Lampu perangkap (Light Trap) merupakan suatu unit alat untuk menangkap atau menarik serangga. Sehingga dapat diketahui keberadaan atau jumlah populasi serangga di lahan pertanian. Serangga yang tertangkap adalah serangga-serangga yang tertarik cahaya pada waktu malam hari. Terdapat beberapa jenis perangkap untuk serangga. Pemilihan jenis perangkap yang akan digunakan tergantung dari kondisi dan tujuan yang ingin diketahui. Lampu perangkap diletakkan di ditengah lahan sawah (lahan pertanian) di pinggir pematang. Letak light trap bisa disesuaikan dengan kondisi tempat, karena alat ini menggunakan lampu sehingga memerlukan sumber aliran listrik, yang berasal dari solar cell. Enam unit lampu perangkap sebagai monitoring dapat digunakan untuk luasan 30 ha, sedangkan untuk pengendalian seluas 5 ha. Lampu dinyalakan setiap hari mulai dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi, hasil tangkapan diambil setiap pagi kemudian diamati jenis dan jumlah serangga yang tertangkap. Peninjauan yang dilakukan team dari Balingtan sangat penting untuk memastikan kondisi ligth trap tetap berfungsi dengan baik. Fungsi ligth trap sebagai monitoring sekaligus pengendali hama, dapat meningkatkan hasil produksi petani. Penanggulangan hama dan penyakit yang tepat dan meminimalkan dampak negatif terhadap organisme-organisme biotik sebagai musuh alami menjadi prioritas penting dalam pengendalian.

Dampak yang timbul akibat serangan hama dan penyakit menyebabkan kerugian baik terhadap nilai ekonomi produksi, pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta petani sebagai pelaku budidiaya tanaman dengan kegagalan panen serta turunnya kwalitas dan kuantitas hasil panen. Hal ini disebabkan karena adanya persaingan perebutan unsur hara dan mineral, air, cahaya matahari,  proses fisiologi tanaman, pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang terhambat akibat hama dan penyakit. Pemasangan light trap di Balingtan sudah sesuai dengan ketentuan awal dimana pemasangannya berada ditengah sawah, hanya wilayah pemasangannya berada di sawah yang tidak terlalu luas. Setelah dilakukan pengecekan semua alat dapat berfungsi dengan baik seperti lampu yang berfungsi untuk menangkap serangga. Lampu perangkap ini berfungsi untuk monitoring sekaligus juga pengendalian. Sebagai deteksi dini wereng coklat imigran dan ngengat penggerek batang padi sehingga dapat diketahui datangnya hama imigran dan puncak tangkapan populasi suatu hama. Rekomendasi waktu semai atau tanam adalah 15 hari setelah puncak hasil tangkapan. Untuk pengendalian penggerek batang padi, 4 hari setelah adanya penerbangan (hasil tangkapan) dilakukan penyemprotan insektisida.

Pada saat kondisi lahan sedang mengolahan tanah, lampu perangkap digunakan terus untuk memantau perkembangan populasi serangga hama terutama wereng coklat dan penggerek batang. Serangga-serangga yang dapat tertangkap antara lain wereng coklat (dewasa makroptera), Ngengat penggerek batang padi, orong-orong (anjing tanah), kepinding tanah (Scotinophara coarctata), Coccinella Sp, Paederus Sp, Ophionea Sp, dll. Serangga-serangga hama yang terperangkap setelah diamati kemudian dimusnahkan sedangkan serangga-serangga musuh alami seperti kumbang Coccinella, Paederus Sp, Ophionea SP, dll dapat dilepaskan kembali ke lahan. Perlindungan tanaman merupakan bagian dari sistem budidaya tanaman yang bertujuan untuk membatasi kehilangan hasil akibat serangan OPT menjadi seminimal mungkin, sehingga diperoleh kwalitas dan kwantitas produksi yang baik. (Admin Balingtan)