Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Usahatani guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani-Nelayan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke XIV (7 Juni-12 Juni 2014) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur diikuti kurang lebih 35.000 petani dan nelayan. Ketua panitia pelaksana PENAS yang juga Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), peserta yang datang dari 34 provinsi dan 500 kota/kabupaten di Indonesia. Dalam pembukaan PENAS ke XIV di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang peserta terbagi dalam tiga kelompok yakni utama (petani dan nelayan) yang mencapai 75%, 30% pendamping (petugas dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah), serta sisanya peninjau yang berasal dari organisasi profesi, pakar, peneliti, dan pelaku agribisnis. Upacara pembukaan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, menteri kabinet Indonesia bersatu jilid II, gubernur, anggota DPR dari Komisi IV, bupati dan wali kota serta perwakilan petani dari ASEAN dan Jepang (60 orang).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi ibu negara Hj. Ani Yudhoyono pada hari Sabtu (7/6) meresmikan pembukaan PENAS Petani Nelayan ke XIV 2014 dan peluncuran Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) yang akan dipusatkan di Stadion Kanjuruhan, Kecamaten Kepanjang, Kabupaten, Malang, Jawa Timur. Dalam acara tersebut, Presiden SBY melakukan temu wicara dengan para petani-nelayan dari seluruh tanah air, dan akan memberikan penghargaan Bintang Maha Putra, Satya Lencana Pembangunan, dan Satya Lencana Wirakarya kepada tokoh masyarakat/adat/agama, pemerhati, pakar/ilmuwan, penyuluh pertanian, dan para pejabat pemerintah di bidang pertanian, kelautan dan perikanan. Selain itu, Presiden SBY meninjau Pameran Pembangunan Pertanian, Perikanan, dan Kebutanan Nasional yang diselenggarakan di halaman parkir barat Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Adapun kegiatan lain dari PENAS XIV Petani Nelayan 2014 ini adalah seminar “Dampak Pemanasan Global terhadap Kondisi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan di Indonesia”; temu profesi organisasi dan asosiasi pertanian, perikanan, dan kehutanan; temu usaha agribisnis, dan lain-lain. Selain akan dihadiri wakil dari petani dan nelayan dari seluruh tanah air, PENAS XIV Petani Nelayan 2014 ini juga dihadiri oleh perwakilan petani dan nelayan dari negara-negara ASEAN, Jepang, Asia Pasifik, dan duta besar negara-negara sahabat.

PENAS sendiri akan menampilkan 32 jenis kegiatan yang dirangkum dalam tujuh kelompok bidang. Selain itu peserta PENAS juga akan mendapat tambahan berupa kegiatan magang di tempat petani sukses maupun di UPT pertanian serta BPPT. PENAS diharapkan bisa menjadi ajang pertemuan bagi petani nelayan untuk saling bertukar informasi, belajar, serta meningkatkan motivasi kepada generasi muda untuk cinta kepada bidang pertanian dan perikanan. Bapak Suswono (Menteri Pertanian), mengatakan melalui PENAS para peserta diharapkan bisa meningkatkan jejaring dan saling belajar dalam upaya meningkatkan produksi maupun kesejahteraan. Acara PENAS juga menjadi ajang evaluasi atau umpan balik atas capaian kerja di bidang pertanian dan perikanan. Dalam empat tahun terakhir menurut Bapak Suswono sektor pertanian juga mampu menunjukkan kinerja yang baik. Hal itu ditandai dengan peningkatan produksi sejumlah komoditas seperti padi, jagung, kedelai, tebu, maupun daging di tengah situasi yang berkembang seperti perubahan iklim maupun serangan hama dan penyakit. Pada kesempatan itu menteri pertanian juga menyerahkan buku Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) kepada sejumlah pemimpin daerah yang merupakan upaya menjawab tantangan jangka panjang di bidang pertanian selama 2013-2045. SIPP merupakan upaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang mandiri, bermartabat, dan unggul di bidang pertanian dan pangan.

Adapun stand Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) di PENAS XIV Petani Nelayan 2014 yaitu tentang cara pengambilan gas portable untuk sampling kandungan gas CH4, dan CO2 di lahan sawah dan alat untuk analisa residu pestisida, kandungan air, maupun logam berat secara cepat di lapangan. (Admin Balingtan)