Peran Kebun Percobaan dalam Mendukung Bioindustri dan Keanekaragaman Pangan

Cetak

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Sampai saat ini telah banyak inovasi di bidang pertanian yang telah dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Kontribusi Balitbangtan dalam pembangunan pertanian dengan berbagai inovasi diantaranya melalui penciptaan varietas unggul, inovasi teknologi pasca panen, kebijakan sosial ekonomi dan peningkatan produksi pertanian dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-40 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), dalam kiprah pembangunan pertanian di Indonesia, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Balitbangtan Kementerian Pertanian menyelenggarakan kegiatan Open House di Kebun Percobaan Bandongan, Magelang sebagai salah satu rangkaian kegiatan Pekan Agroinovasi Teknologi Spesifik Lokasi di BPTP Jawa Tengah. Dalam acara ini Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) berkesempatan untuk studi banding di kebun percobaan yang dimiliki BPTP Jawa Tengah yang berada di Bandongan, Magelang.

Acara puncak rangkaian Pekan Agroinovasi Teknologi Spesifik Lokasi di Jawa Tengah adalah Open House. Kegiatan berlangsung 2 hari, tanggal 14 dan 15 Agustus 2014, berlokasi di KP Bandongan, Magelang. Tema kali ini, "Peran Kebun Percobaan dalam Mendukung Bioindustri dan Keanekaragaman Pangan". Pembukaan dihadiri sekitar lebih kurang 300 orang, terdiri dari masyarakat sekitar, petani, penyuluh termasuk undangan SKPD dan instansi terkait. Di awali dengan peninjauan display keragaan inovasi terknologi, diantaranya, 1) MKRPL, berbagai tanaman yang sudah jarang dan langka dengan inovasi pengendalian hama, 2) Integrasi tanaman dan ternak, tanaman dipupuk dari limbah digester biogas kotoran sapi, display teknologi pakan sapi potong dan sapi perah dengan bahan lokal yang murah dan mudah didapat, serta Ayam KUB 3) tanaman padi varietas unggul Inpari 10, 20 dan 30 dengan sistem penanaman menggunakan indotransplanter Jarwo (jajar legowo) dan pengendalian hama tikus.

Bupati Magelang yang diwakili Sekda Agung Trijaya, SH.,MSi., menyampaikan potensi pengembangan pertanian yang ada di Kabupaten Magelang, termasuk yang di ada di KP Bandongan ini telah banyak teknologi yang sosialisasikan oleh BPTP Jateng di Magelang diantaranya, varietas unggul padi dan budidaya jagung, cabe, teknologi budidaya kambing, sapi dan itik. Dalam sambutan ini ada 3 hal yang ditekankan yakni 1. Peningkatan promosi teknologi, misal BPTP memprogramkan percontohan di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang 2. Penyajian data kendala penerapan inovasi teknologi yang belum tersaji dan 3. Agar bebas muatan politik dalam menyebarluaskan inovasi teknologi. Beliau sekaligus membuka seraca resmi open house kali ini.

Acara pembukaan open house dilanjutkan penyerahan publikasi cetak inovasi teknologi pertanian dari BPTP Jateng kepada kepala-kepala SKPD setempat sebagai upaya diseminasi hasil-hasil pengkajian Badan litbang Pertanian. Launcing SMS center BPTP Jateng merupakan segmen penting. SMS Center dengan nomor 082242282014, saat itu juga dicoba dan mendapat respon sangat baik. Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Jateng, Dr. Forita D.A, selanjutnya menyerahkan secara simbolis bantuan benih kepada petani. Kepala BPTP Jateng, Dr. Moh. Ismail Wahab, bersama Prof. Bambang Sudaryanto, selaku ketua tim juri lomba karya tulis ilmiah bagi penyuluh se-Jawa Tengah melakukan penyerahan hadiah bagi pemenang. Pemenang lomba KTI Penyuluh se provinsi Jawa Tengah sesuai peringkat, yaitu, 1) Wahyudi, S.Pt., M.Sc. dari Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, 2)  Aris Fajar Rokhani, S.Pt dari BKPPP Kab. Boyolali, 3) Bot Pranadi, S.TP dari Dinas Pertanian TPH Kab. Wonogiri, 4) Ir. Nurul Ashar dari Dipertanhut Kab. Pemalang dan 5) Ir. Sutiyo Purwono dari BKPPP Kab. Boyolali. Open House ini bertujuan untuk 1) promosi dan sosialisasi inovasi teknologi hasil Badan Litbang Pertanian kepada stakehorders dan pengguna, 2) tukar informasi antra penghasil dan pengguna teknologi dan 3) umpan balik dari stake holder dan pengguna teknologi mengenai hasil penelitian dan pengkajian. Manfaat dari acara ini untuk meningkatkan kemampuan para penyuluh, perubahan sikap dan perilaku petani, peningkatan produktivitas dan pendapatan petani. (admin balingtan)