Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Belajar Cara Menanam Padi Gogo Rancah di Lahan Kering Sejak Umur Dini

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Dalam rangka menambah wawasan pengetahuan dan pendalaman tentang pertanian ramah lingkungan, murid-murid KB (Kelompok Belajar) Manbaul Huda Jepuro, Juwana dan Paud BQ Jannatun Na’im, Desa Trimulyo, Juwana berkunjung ke Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan), Senin (21/11). Sebanyak kurang lebih 80 murid, ibu pendamping murid dan 7 guru pendamping diterima oleh Sri Wahyuni, SP bersama Peneliti Balingtan. Lahan sawah tanaman padi juga bisa dibudidayakan pada lahan kering dan lahan tadah hujan atau sering kita sebut dengan budidaya padi gogo rancah (gora). Pada kesempatan kali ini para murid di beri pengalaman tentang cara menanam padi gogo rancah. Pada sistem budidaya padi gogo rancah, kita menganggap tanaman padi seperti tanaman palawija. Sehingga kebutuhan air dalam sistem ini sangatlah minim. Sistem budidaya padi gora biasanya dilakukan pada tanah-tanah yang kering atau tanah tadah hujan. Kelebihan sistem tanam gora dibanding sistem sawah diantaranya adalah penghematan tenaga kerja tanam, penghematan tenaga kerja pemeliharaan dan tentunya lebih menghemat waktu. Adapun kendala budidaya padi gora adalah ketersediaan air karena intensitas curah hujan yang tak menentu.

Harapan hasil kunjungan di Balingtan dapat dijadikan bekal murid-murid didik sebagai pengetahuan tentang pertanian yang berkonsep ramah lingkungan yang lebih kompleks, termasuk di dalamnya kegiatan pengkajian, perancangan dan pengembangan Sistem Integrasi Ternak-Tanaman (SITT) Ramah Lingkungan Lestari. Penjelasan tentang tugas dan fungsi termasuk hasil-hasil penelitian dari Balingtan. Dalam paparannya beliau juga berpesan untuk pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah plastik dan merawat tumbuhan agar tumbuh subur. Selain di perkenalkan berbagai macam jenis tumbuhan murid-murid didik juga mempraktekkan cara menanam tumbuhan yang baik dan benar. Dengan adanya acara ini maka penerapan pertanian cerdas ramah lingkungan sejak umur dini bisa memberi wawasan yang positif bagi generasi muda agar bisa menjaga lingkungan agar tetap asri dan lestari. (Admin Balingtan)