Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pengambilan Sampel Tanah, Air dan Tanaman di Daerah Aliran Sungai Serayu

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Penggunaan bahan agrokimia yang berlebihan selain pemborosan juga berdampak negatif terhadap kelestarian lahan dan lingkungan, yaitu meningkatnya residu di lahan pertanian. Pencemaran pestisida dan logam berat di lahan sawah umumnya terjadi karena adanya pemusatan penduduk, pertanian intensif, industri, dan pariwisata di kawasan daerah aliran sungai (DAS). Dalam rangka evaluasi dan monitoring lahan sawah dari cemaran bahan agrokimia dan logam berat, Balingtan melakukan pemetaan sebaran senyawa Persistent Organic Pollutants (POPs) dan logam berat di DAS Serayu. Kegiatan diawali dengan survai pengambilan sampel tanah sebanyak 697 sampel, air 62 sampel dan tanaman 23 sampel, yang dilakukan dari tanggal 28 Januari 2015 sampai 28 Februari 2015. Sampel tanah diambil di lahan sawah di Kabupaten Wonosobo sebanyak 317 sampel (DAS Serayu Hulu), Kabupaten Banjarnegara sebanyak 317 sampel (DAS Serayu Hulu dan Tengah) dan sebagian Kabupaten Cilacap sebanyak 63 sampel (DAS Serayu Hilir). Sampel air diambil di sepanjang sungai serayu dan anak-anak sungai yang bermuara di sungai serayu. Sampel tanaman diambil dari lahan sawah yang kondisi pertanamannya siap panen. Sampel tanah, air dan tanaman selanjutnya dianalisis di Laboratorium Balingtan untuk mengetahui kandungan senyawa POPs dan logam berat. (Sukarjo, S.TP, MP/ Balingtan)