Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Focus Group Discussion (FGD) TSP KP.Jakenan Balingtan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Focus Group Discussion (FGD) Taman Sains Pertanian Lahan Kering Iklim Kering Dataran rendah dilaksanakan di Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) pada tanggal 19-21 Mei 2015. Kegiatan FGD diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas manajer utama, manajer teknis, manajer administrasi, manajer pengembangan iptek, koordinator lapangan demplot/display komoditas utama dan pendukung TSP, dan nara sumber dari Puslitbangtan, BB Padi, BB Pasca Panen, Balitkabi, Balitjestro, Balitbu, Balitsereal, Balitas, Balitsa, Balitnak, Balitro, Balit Palma, Lolitsapo, Lolit tungro, BPTP Jateng, BPTP Lampung.

FGD bertujuan untuk memperoleh informasi inovasi teknologi terbaru yang dapat diterapkan di TSP KP Jakenan. Sedangkan keluaran yang diharapkan adalah informasi varietas unggul (padi, jagung, kedelai, tebu, buah-buhan, sayuran, ternak, kelapa, tanaman biopestisida) yang sesuai dengan agroekologi lahan kering iklim kering dataran rendah, teknologi budidaya tanaman dan pemeliharaan ternak lahan kering iklim kering dataran rendah, tersusunnya work plan dan business plan berkelanjutan dari TSP KP Jakenan, dan kerjasama jejaring teknologi untuk diintroduksikan di TTP yang sesuai dengan iklim TSP KP Jakenan.

Tema FGD adalah “Percepatan dan pemantapan inovasi pertanian komoditas unggul lahan kering iklim kering dataran rendah berkelanjutan” dibuka oleh Kabid KSPHP Puslitbangtan (Dr. Eko Sri Mulyani) mewakili Kepala Puslitbangtan. Acara FGD diawali dengan presentasi rencana TSP oleh Kepala Balingtan (DR. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc.) dan diteruskan kunjungan lapang yang dipandu oleh manajer pengembangan iptek (Dr. Ir. Wihardjaka, M.Si.). Setelah mengadakan kunjungan lapang, acara dilanjutkan dengan penyampaikan bisnis plan dan action plan oleh masing-masing koordinator lapang (koorlap).

Diskusi oleh masing-masing korlap bersama nara sumber terkait. Diskusi ini lebih difokuskan pada rencana aksi masing-masing pengelola TSP lapangan. Hasil diskusi berupa bagaimana aksi dilakukan, kapan dilakukan dan bagaimana keberlanjutannya, sehingga dapat terpenuhi bisnis plan dan action plan. Hasil diskusi  oleh masing-masing koordinator dipresentasikan oleh masing-masing korlap secara pleno, untuk mendapatkan umpan balik dari seluruh nara sumber.

Rangkaian acara FGD diakhiri dengan pembacaan perumusan sementara,  arahan Kepala Balingtan dan sambutan penutupan oleh Kepala Puslitbangtan (Dr. Made Jana Mejaya, M.Sc.). Dalam sambutan penutupan Kapuslitbangtan menekankan pentingnya hubungan kelembagaan untuk membangun sebuah kemitraan. TSP harus dibangun berdasarkan kemitraan yang melibatkan Balit/Lolit, TTP-TTP baik di Kementerian Pertanian maupun di luar Kementerian Pertanian/lembaga lainnya. Transfer teknologi dari TSP ke TTP dapat dilakukan antara lain melalui website, bahan cetakan/publikasi, dan pelatihan-pelatihan sesuai action plan yang telah ditetapkan. (Admin Balingtan)