Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Keberhasilan Kinerja Satu Tahun Kementerian Pertanian dalam Mengedepankan Modernisasi Pertanian Indonesia

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Keberhasilan satu tahun Pemerintahan Kabinet Kerja, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka acara Gelar Teknologi Pertanian Modern yang bertema “Mengedepankan Modernisasi Pertanian Indonesia” yang berlokasi di tengah areal bersawahan Desa Gardumukti, Kecamatan Tampakdahan, Subang‎, Jawa Barat (Jabar). Acara yang dihadiri ribuan petani ini tampak hikmat dan bersemangat. Selain para petani juga hadir jajaran TNI dan undangan lainnya. Dalam acara ini, Mentan didampingi oleh seluruh Direktur Jenderal dan Kepala Badan di lingkungan Kementerian Pertanian. Hadir pula dalam acara ini Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen Mulyono.

Dalam peningkatan swasembada pangan ini diadakan untuk mengedepankan moderenisasi Pertanian Indonesia guna menarik minat petani muda untuk terjun dalam mengembangkan pertanian di Indonesia dan juga mendorong peningkatan produktivitas serta menekan biaya produksi Pertanian. Antusias warga dan peserta dalam acara gelar teknologi pertanian modern cukup tinggi. Mereka berasal dari berbagai kalangan, ada peneliti, penyuluh, pelajar, mahasiswa, petani, hingga para peternak. Kabinet Kerja dalam satu tahun telah menghasilkan capaian kinerja di sektor pertanian meliputi: (1) tingginya peningkatan produksi pangan strategis, (2) tidak ada impor beras dan penghematan devisa Rp52 triliun melalui kebijakan pengendalian rekomendasi impor dan mendorong ekspor, (3) mulai modernisasi pertanian, dan (4) mulai bangkitnya investasi di sektor pertanian. Sesuai dengan target Nawacita 2015-2019, saat ini telah direalisasikan pembangunan/ rehabilitasi  jaringan  irigasi  tersier 1,56 juta ha atau 52%  dari  target  3,0 juta ha; pembangunan 1.000 Desa Mandiri Benih sudah 100% dan pada tahun 2016 dimantapkan, penyiapan 1.000 Desa Organik, serta cetak sawah 23.000 ha.  (Admin Balingtan)