Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pemanfaatan Limbah Sludge Untuk Meningkatkan Produktivitas Sayuran Organik

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Sludge merupakan cairan limpasan dari pupuk kandang yang dimasukkan biodigester. Sludge cair yang diaplikasikan di Kebun Percobaan Jakenan dimanfaatkan untuk memperbaiki produktivitas sayuran dataran rendah seperti kangkung, daun ubi jalar, kubis, kembang kol, garland mum, tomat, cabai, dan bawang merah. Pemberian sludge mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan merupakan salah satu upaya menuju adaptasi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan dalam menghasilkan produk sayuran semi organik bermutu tinggi. Budidaya sayuran yang semi organik ini menghasilka produk dengan kualitas lebih segar, lebih tahan disimpan, dan lebih hiegenis. Pengendalian hama dalam budidaya ini dilakukan dengan  biopestisida. Sludge diaplikasikan pada waktu pemupukan tanaman.

Penambahan sludge berperan sebagai penambah sumber hara tanaman yang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman dan produksi hasil. Berdasarkan hasil analisis di Laboratorium Balai Penelitian LIngkungan Pertanian, sludge mengandung 0.03% C-Organik; 0.32% N-total dengan nisbah  C/N 11. Sludge merupakan salah satu bahan pembuat kompos yang mampu menyuburkan tanaman. Sludge yang berasal dari gas bio sangat baik untuk dijadikan pupuk karena mengandung berbagai macam unsur yang dibutuhkan oleh tumbuhan seperti P, Mg, Ca, K, Cu dan Zn.  Bahkan unsur-unsur tertentu seperti selulosa dan lignin tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia. (Admin Balingtan)