Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Melatih ketertiban dan kedisiplinan siswa siswi SMP 2 Jakenan- Pati melalui pengenalan terhadap lingkungan pertanian

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Kunjungan ini merupakan suatu bentuk rangkaian kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) di SMP 2 Jakenan. Kegiatan ini diikuti oleh 52 siswa anggota OSIS dan 8 guru pendamping. Kunjungan ini dimulai dengan pengenalan blok tanaman Surjan, dilanjutkan dengan tanaman hortikultura, jagung, dan sorgum. Para siswa sangat antusias untuk mengetahui berbagai jenis tanaman seperti kangkung, daun ubi jalar, kubis, kembang kol, mangga, dan pepaya sebagai tanaman hortikultura serta pohon mimba dan mahoni sebagai salah satu bahan pembuat biopestisida.

Alat mesin pertanian juga diperkenalkan untuk menambah wawasan siswa tentang penggunaan alat mekanisasi pertanian sebagai pengganti tenaga manusia. Selain tanaman, para siswa juga dapat mengenal ternak seperti sapi, kambing, ayam, bebek, dan itik. Dalam lingkup integrasi tanaman ternak, semua limbah pertanian dan peternakan dapat dimanfaatkan. Dari kotoran sapi dapat digunakan sebagai pupuk kompos, yang akhirnya nanti dikembalikan ke lahan pertanian sebagai penambah unsur hara tanaman. Disamping itu dari limbah sapi juga dapat dimanfaatkan sludge (ampas cair), yang bisa diaplikasikan ke tanaman hortikultura melalui sistem biopori, sehingga mampu meningkatkan produksi hasil. Sedangkan dari limbah pertanian seperti jerami padi, tebon jagung, dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Belum semua siswa mengetahui jika ada Balai Penelitian untuk kegiatan pertanian di sekitar lingkungan siswa, padahal lokasi Balingtan ± 10 Km dari SMP 2 Jakenan. Di Balai Penelitian Lingkungan Pertanian terdapat banyak kegiatan penelitian mengenai pencemaran lingkungan, dan permasalahan gas rumah kaca dari pertanian, serta penerapan teknologi pertanian. Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa mampu mengenal lingkungan pertanian semenjak dini, sehingga nantinya bisa bersikap lebih bijak dan arif terhadap lingkungan disekitarnya.  (Admin Balingtan)