Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Teknik Investigasi Sumber Penyebab Ketidaksesuain Dalam Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Dan Tindakan Perbaikannya Menurut SNI ISO/IEC 17025:2008

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Dalam upaya meningkatkan kompetensi personil Laboratorium Balingtan mengikuti pelatihan “Teknik Investigasi Sumber Penyebab Ketidaksesuain Dalam Sistem Manajemen Mutu Laboratorium dan Tindakan Perbaikannya Menurut SNI ISO/IEC 17025:2008” yang diselenggarakan oleh RC Chem Learning Center, bertempat di Bandung selama 2 (dua) hari tanggal 27-28 Agustus 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 7 (tujuh) orang. Personil dari Balingtan sebanyak 2 (dua) orang yaitu Titi Sopiawati, SP. dan Fitra Purnariyanto, A.Md., AK.

Materi dalam pelatihan tersebut adalah (1) General Review: Laboratory Quality Management System; (2) Review of Management and Technical Requirements of SNI/IEC 17025:2008; (3) Management Tools for Identification of Nonconformities; (4) Case Study 1: Develop Appropriate Correction for Several Nonconformities; (5) Investigation Techniques of Nonconformities; (6) Case Study 2: Investigate Root Cause of Conformities and Develop Appropriate Corrective Actions; and (7) Preventive action.

Praktek diberikan untuk materi (6) Case Study 2: Investigate Root Cause of Conformities and Develop Appropriate Corrective Actions. Praktek dilakukan terhadap 2 (dua) aspek yaitu aspek manajemen dan aspek teknis. Metode fish bone merupakan metode yang tepat untuk mengetahui atau menelusur ketidaksesuai yang sering terjadi dalam laboratorium. Dengan menggunakan metode tersebut akar masalah akan diketahui secara pasti sehingga tindakan perbaikan yang dilakukan lebih tepat baik untuk aspek teknis maupun untuk aspek manajemen.Pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Laboratorium Balingtan (Titi Sopiawati, SP/Admin Balingtan).