Kelompok Tani Batangan Pati Menambah Wawasan Tentang Konsep Pertanian Bioindustri Berkelanjutan

Cetak

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Dalam rangka menambah wawasan para kelompok tani daerah Batangan, Jaken, Kabupaten Pati, maka kelompok tani mengadakan kunjungan ke Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan). Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 50 orang yang terdiri dari kelompok tani peternak, kelompok tani hortikultura melon, kelompok tani tanaman pangan, serta didampingi oleh penyuluh setempat. Balingtan mengadakan sosialisasi pertanian bioindustri berkelanjutan dan kunjungan lapang tentang teknik pembuatan biochar dan biokompos serta pengaplikasiannya pada budidaya tanaman dan absorbsi pencemaran air.

Fasilitator menyampaikan informasi teknologi Balingtan dengan berfokus pada pertanian bioindustri berkelanjutan dan pengelolaan biochar bagi kelompok tani Batangan Pati. Fasilitator menyampaikan 10 ciri pertanian bioindustri berkelanjutan. Selain itu fasilitator juga menyampaikan teknik pembuatan biochar, manfaat, dan penerapannya di lapangan. Biochar yang selanjutnya diolah menjadi arang aktif merupakan salah satu teknologi untuk mengurangi resiko pencemaran lingkungan pertanian. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan untuk bahan dasar pembuatan arang aktif. Beberapa limbah pertanian yang sudah dimanfaatkan oleh Balingtan antara lain: sekam padi, tempurung kelapa, tandan kosong kelapa sawit, dan tongkol jagung. Beberapa manfaat dari arang aktif yaitu mampu menurunkan residu insektisida, sebagai pelapis pupuk urea dapat menjadikan pupuk urea menjadi slow release, meningkatkan populasi mikroba pendegradasi pencemar, dapat meningkatkan nilai KTK tanah, dan lain sebagainya.

Setelah pemaparan mengenai pertanian bioindustri berkelanjutan dan pemanfaatan biochar, dilanjutkan kunjungan lapang untuk melihat pertanian ramah lingkungan, diantaranya sistem surjan, kawasan sayuran organik, pemanfaatan rumah kasa, pemanfaatan lysimeter, FIO  (Filter Inlet Outlet) dan manfaatnya, embung, pemupukan jangka panjang, teknik pembuatan biochar dari limbah pertanian tongkol jagung, dan pemanfaatannya, serta teknik pembuatan biokompos. Para tamu sangat antusias dan mempunyai semangat yang tinggi dan sangat tertarik dengan teknologi biochar dan biokompos.

Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dari gapoktan dan penyuluh Batangan Pati tentang pertanian bioindustri yang berkelanjutan melalui kunjungan lapang secara langsung dan praktek pembuatan biochar dan biokompos. Balingtan berharap kunjungan lapang ini banyak bermanfaat dan dapat memotivasi kelompok tani lainnya untuk lebih maju. (Admin Balingtan)