Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Rencana Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

 

gambar-2 gambar-1
gambar-3
gambar-4
gambar-5 gambar-6 gambar-7 gambar-8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Balingtan. Sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan hari pangan se-dunia (HPS) ke-36 yang direncanakan dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah, kami akan menyampaikan artikel atau berita terkait dengan HPS ke-36 secara berkala.

Apa itu Hari Pangan Sedunia? Hari Pangan Sedunia,  disingkat HPS, merupakan event yang diselenggarakan untuk memperingati betapa pentingnya pangan bagi keberlangsungan hidup manusia baik dari aspek ketersediaan (kuantitas, kualitas) maupun kesehatan dan keamanannya.  HPS diperingati setiap tahun, tepatnya pada tanggal 16 Oktober. Lahirnya HPS berawal dari konferensi Food and Agriculture Organization (FAO) ke-20 yang diselenggarakan pada bulan Nopember 1976 di Roma, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan perhatian penduduk internasional mengenai pentingnya masalah pangan baik di tingkat global, regional maupun nasional. Oleh karena itu, lahirlah sebuah resolusi No 179 mengenai World Food Day yang disepakati oleh 147 negara anggota, termasuk Indonesia. Penjabaran dari resolusi tersebut adalah bahwa mulai tahun 1981, setiap tanggal 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS) dengan tema yang berbeda-beda setiap tahunnya. Pada tahun pertama peringatan HPS (tahun 1981), tema yang diangkat adalah Food Comes First (Pangan adalah utama).

Bagaimana peringatan HPS di Indonesia? HPS wajib diselenggarakan di Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab keikutsertaan Indonesia sebagai anggota FAO. HPS di Indonesia diselenggarakan lintas sektoral dan sebagai vocal point, Kementerian Pertanian ditunjuk sebagai leading institution penyelenggara HPS. Berbagai event dan inovasi teknologi tepat guna yang dihasilkan oleh lembaga penelitian dipamerkan. Peringatan HPS ke-35 tahun 2015 di Palembang, Sumatera Selatan sukses diselenggarakan dan selanjutnya Propinsi Jawa Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan HPS ke-36.

Bagaimana persiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah HPS ke-36? HPS ke-36 akan dipusatkan di Kabupaten Boyolali yang terletak sekitar 25 km sebelah barat Kota Surakarta. Sebagai langkah awal, Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melakukan koordinasi dengan Pemda Kabupaten Boyolali yang diwakili oleh Badan Pelaksana Penyuluhan yang dilanjutkan dengan peninjauan calon lokasi gelar inovasi teknologi pertanian yang diadopsi oleh petani binaan.

Program apa yang akan diunggulkan dalam HPS ke-36?. Admin Balingtan