Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Rapat kerja lingkup Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Tahun 2016

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Rapat kerja (raker) lingkup BBSDLP diselenggarakan pada tanggal 25-28 April 2016 di Pati, Jawa Tengah dengan mengangkat tema “Konsolidasi tata kelola dan rekomendas iteknologi pengelolaan sumberdaya lahan pertanian mendukung Upsus padi, jagung, kedelai, sapi, tebu, bawang merah, cabai dan produktivitas komoditas unggulan.

Tujuan penyelenggaraan raker adalah (1) meningkatkan pemahaman dan tata kelola Litbang SDLP, (2) menyiapkan strategi konsolidasi tata kelola Litbang SDLP (3 M dan program), (3) mengidentifikasi teknologi unggulan SDLP mendukung peningkatan produksi komoditas strategis dan unggulan, dan (4) menyusun rekomendasi teknologi SDLP mendukungUpsus.

 Sebanyak 170 orang peserta hadir pada acara raker yang terdiri atas 57 peserta dari BBSDLP, 20 peserta dari Balai Penelitian Tanah, 31 peserta dari Balai Penelitian Hidrologi dan Agroklimat, 26 peserta dari Balai Penelitian Lahan Rawa, 30 peserta dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, dan sisanya dari nara sumber serta tamu undangan.

Pada raker tersebut, Sekretaris Badan Litbang Pertanian berkenan membuka acara raker dan menyampaikan arahan kepada peserta. Beliau mengingatkan bahwa jurnal bukan terminal terakhir dan inovasi teknologi dapat diterapkan untuk kesejahteraan petani.

Beliau juga mengingatkan bahwa nomeklatur penelitian dan kegiatan pendukung  dilaksanakan untuk harus mendukung kegiatan strategis Badan Litbang Pertanian, sehingga invensi dapat diformulasikan agar hasil-hasil litbang dapat diterima masyarakat.

Arahan apak Sesba yang tidak kalah penting adalah kita harus menjaga kekompakan di lingkup Kementerian Pertanian.

Materi utama raker adalah konsep dan implementasi Jarwo Super, rekomendasi teknologi pengelolaan lahan, refocusing program dan lesson learned agribisnis kakao dalam pengelolaan SDLP dan manajemen 3 M. Untuk mempertajam materi raker tersebut, diundang narasumber dari Balai Besar Padi, Balai Besar Litbang SDLP, Biro Perencanaan Kementan danPTPN XII.

Selanjutnya juga disampaikan beberapa teknologi yang dihasilkan oleh Balit lingkup BBSDLP sebagai upaya mendukung Upsus.  (Admin Balingtan)