Panen Dengan Mini Combine Harvester

Cetak

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan - Dalam rangka mendukung swasembada pangan yang merupakan program pemerintah RI saat ini, telah banyak diluncurkan alat-alat dan bahan yang dapat mempermudah petani untuk meningkatkan produksi hasil pertanian sekaligus mampu menekan biaya produksi yang harus dikeluarkan. Badan litbang pertanian kini meluncurkan berbagai alat yang dinilai mampu mendukung efektifitas dan efisiensi dalam proses budidaya pertanian. Salah satunya yaitu alat pemanen padi, mini combine (MICO) harvester.

Mico harvester merupakan salah satu hasil inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Petanian untuk mengatasi kondisi lahan sawah di Indonesia yang secara umum kondisi lahan sawah di Indonesia memiliki karakteristik luasan lahan yang sempit dan kedalaman tanah yang dalam.

Alat ini dioperasikan oleh 1 orang operator dan 2 orang pembantu. Penggunaan alat ini hanya membutuhkan waktu 7-9 jam per hektar, yang awalya membutuhkan tenaga sekitar 15 orang dalam jangka waktu 4 hari per hektarnya. Alat ini, dibuat untuk mempermudah proses panen serta mampu menekan kehilangan hasil saat panen hingga proses pengemasan gabah ke dalam karung.

Selama ini, kehilangan hasil sangat tinggi terjadi pada proses pemanenan, yang kemudian di angkut ke lokasi perontokan gabah, kemudian di masukkan ke dalam karung. Dengan adanya alat ini, kehilangan hasil dapat ditekan karena proses panen, perontokan, pengangkutan, serta pengemasan gabah dilakukan pada mini combine harvester. (Admin Balingtan)