Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Biochar, FIO dan pembuatan biopestisida mendukung pertanian ramah lingkungan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

 Berita Balingtan - Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) menyelenggarakan bimtek bagi kelompok petani pada tanggal 13-14 November 2017. Hadir sebanyak 55 peserta terdiri dari petani muda dan PPL yang berasal dari Kabupaten Pati, Rembang, Blora dan Grobogan. Peserta yang hadir tidak hanya dari kelompok tani tetapi juga dari komunitas organik dan penggiat pertanian ramah lingkungan dari keempat Kabupaten tersebut. Acara bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Pati yang diwakili oleh Camat Kecamatan Jaken.

Dalam bimtek yang mengusung tema “Pembuatan biochar, FIO dan biopestisida” tiga peneliti dari Balingtan (Dr. Asep Nugraha Ardiwinata, Sri Wahyuni, SP., M.Si dan Asep Kurnia, SP., M.Eng) memaparkan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh Balingtan.

Dr. Asep Nugraha yang sekaligus Kepala Balingtan, menyampaikan paparan mengenai “Pertanian ramah lingkungan dari Balingtan”, Sri Wahyuni, M.Si menyampaikan teknologi “Biopestisida” dan Asep Kurnia, M.Eng menyampaikan teknologi “FIO dan pemenfaatannya”.

Selain itu juga menghadirkan praktisi pertanian organik, yaitu Muhammad Farid Ma’roef, SE (menggunakan kearifan lokal dalam budidaya padi); Muhammad Suminto (memanfaatkan pestisida nabati (biopestisida) untuk tanaman hortikultura; dan Sudargo (menggunakan bahan alami untuk pestisida pada tanaman padi).  

Pada bimtek tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktek pembuatan biochar, FIO dan biopestisida. Peserta sangat antusias dalam mengikuti bimtek terlihat dari diskusi interaktif di ruangan dan kegiatan praktek langsung.

Mereka sangat senang sekali mengikuti bimtek terkait dengan pertanian ramah lingkungan sebagai tambahan bekal untuk penerapan pertanian organik yang sudah mulai dirintis (Admin Balingtan)