Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Kuliah Kerja Lapang Ala Pulau Dewata

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
   
 
 
       

 Berita Balingtan - Perkembangan pertanian ramah lingkungan mendorong 6 dosen dan 37 mahasiswa Universitas Warmadewa Bali untuk berkunjung ke Balingtan pada tanggal 23 Juli 2018. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung penerapan sistem pertanian ramah lingkungan dan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh Balingtan. Selain itu, untuk menumbuhkan semangat bagi para mahasiswa dalam menggali ide mengenai sistem pertanian yang peduli lingkungan di masa depan.

Para tamu dari Bali ini dipimpin oleh Dr. Ir. I Gusti Bagus Udayana, M.Si, dan kedatangan mereka disambut oleh Kasie Yantek Jaslit Balingtan (Rina Kartikawati, M.Agr) di ruang Harmoni, Laboratorium Terpadu. Pada sesi pertama disampaikan pengenalan Balingtan beserta teknologi-teknologinya yang disampaikan oleh peneliti Balingtan (Sukarjo, M.P.). Disela presentasi diselipkan kuis yang berkaitan dengan pertanian dan tupoksi Balingtan, bagi yang menjawab diberikan hadiah berupa kaos atau topi, mahasiswa pun sangat antusias.

“Kami sangat senang mendapatkan berbagai informasi teknologi pertanian ramah lingkungan dari Balingtan. Diharapkan ke depan dapat terjalin kerjasama penelitian ataupun kegiatan lain yang dapat memajukan pertanian” ujar salah satu dosen yang turut serta dalam rombongan.

Kunjungan lapang dengan berjalan kaki melihat-lihat apa yang ada di Balingtan didampingi oleh peneliti senior Balingtan (Sri Wahyuni, SP, M.Si.). Keberhasilan dalam mengelola lahan kering iklim kering dicapai dengan mengoptimalkan sumberdaya-sumberdaya yang tersedia, antara lain penerapan teknologi embung, pemanfaatan bahan alami sebagai pestisida, dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai agen remediasi dan perbaikan produktivitas tanah. Embung menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas dengan dukungan teknologi-teknologi yang ada di Balingtan seperti pestisida nabati, fiter inlet otlet, urea berlapis biochar/arang aktif, dan pupuk organik cair.

Dari kunjungan kali ini para tamu sangat antusias belajar mengenai biochar. Cara pembuatan biochar, manfaat bagi lahan pertanian, cara memanfaatkan biochar untuk berbagai hal sangat menarik perhatian para tamu dari Bali ini. Sangat banyak pertanyaan yang dilontarkan saat kunjungan lapang. Semoga kunjungan ini dapat membantu menyebarkan informasi mengenai hal sederhana yang dapat membantu memajukan pertanian Indonesia ke seluruh pelosok negeri. JAYALAH PERTANIAN INDONESIA !!! (Admin Balingtan)