Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Upaya Khusus (UPSUS) Percepatan Tanam di Jateng

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
 

  Berita Balingtan - Dalam Rapat Koordinasi Padi Jagung Kedelai (Pajale) yang dihadiri oleh Kadistan Kab/kota, PJ UPSUS PJK Kab/kota se prov Jateng, Aster KASDAM IV/Diponegoro, dan Dirjen Horti/PJ UPSUS jateng, Kamis (23/08).

“Peluang untuk tanam padi masih ada, namun perlu mewaspadai adanya ketersediaan air di masing-masing wilayah, dengan memanfaatkan Pompanisasi dari sumber mata air lokal, Penggunaan embung, Penggunaan benih varietas padi gogo,” Pungkas Suwandi selaku Dirjen Horti Kementerian Pertanian.

Dengan Masih adanya ketersediaan air di waduk besar dan kecil di wilayah Jateng (khususnya untuk daerah Irigasi), walaupun peluang tersebut sangat kecil. Peluang lainnya yaitu tersedianya teknologi budidaya untuk meningkatkan produktivitas (benih unggul, jajar legowo, pemupukan berimbang, dll.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk percepatan tanam bulan September 2018 diantaranya Memobilisasi pompa air terutama untuk daerah potensi padi yang mengalami kekurangan air, Melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang dalam penyediaan air irigasi, terutama di daerah irigasi yang akan direhabilitasi, Melakukan antisipasi, mitigasi dan adaptasi pengamanan produksi terhadap gangguan Organisme Pengganggu Tanaman dan Dampak Perubahan  Iklim.

Dengan memaksimalkan bantuan-bantuan program yang telah diberikan dalam rangka peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) yaitu bantuan benih padi gogo yang rencananya akan ditanam bulan September-Oktober 2018 sebanyak 350 ton (luas tanam 14.000 Ha) dan bantuan benih varietas situbagendit yang dapat ditanam dilahan gogo yang rencananya akan ditanam bulan September-Oktober 2018 sebanyak 21,05 ton (luas tanam 842 Ha).

Bagi pertanaman yang puso akibat bencana alam atau serangan OPT diluar Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dapat mengajukan bantuan Cadangan Benih Nasional, sedangkan yang masuk AUTP dapat segera mengajukan klaim. (Admin Balingtan)