Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Sekolah Lapang ala Kelompok Tani “Ngudi Karyo”

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Berita Balingtan – Kelompok tani “Ngudi Karyo” Desa Batursari, Batangan, Pati telah melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang – Unit Percontohan Pertanian Kelompok Tani (Poktan). Mengangkat materi “Integrasi Budidaya Pati dan Ternak Sapi”, acara ini berlangsung lancar dari pukul 10.00-14.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu anggota Poktan Tarmidi, mengundang 3 pembicara ahli pertanian dan peternakan di antaranya dari Balingtan, Badan Penyuluh Pertanian (BPP), serta Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip.

Dihadiri 20 anggota Poktan “Ngudi Karyo” beserta undangan, masing-masing pembicara menyampaikan materi dalam satu tema yang sama dengan fokus berbeda. Sri Wahyuni sebagai peneliti dari Balingtan menyampaikan materi seputar budidaya padi ramah lingkungan. Koordinator Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) dari BPP Batangan Dwi Nugroho, menyampaikan materi pertanian berkelanjutan. Sedangkan Dosen Peternakan FPP Undip Cahya Setya Nugraha, mengulas materi tentang pengolahan limbah ternak.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kita semua bisa mendapatkan ilmu dan wawasan demi pertanian yang lebih baik,” ujar Kepala Desa Batursari Subur saat menyampaikan sambutannya.

Usai sambutan dari Kepala Desa, penyampaian materi dimulai dengan materi budidaya padi ramah lingkungan oleh salah satu peneliti Balingtan, Sri Wahyuni. Pada sesi ini, pembicara memaparkan produk-produk Balingtan ramah lingkungan seperti Biopestisida, Biokompos, Urea berlapis arang/biochar dan masih banyak lagi. Sesi berikutnya adalah penyampaian materi seputar pertanian berkelanjutan yang disampaikan oleh pemateri dari BPP Batangan Dwi Nugroho yang lebih fokus pada integrasi dan tanaman ternak. Pada sesi terakhir Dosen Peternakan FPP Undip Cahya Setya Nugraha mengulas tentang pengolahan limbah ternak agar kembali bisa dimanfaatkan di bidang pertanian.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diakhiri dengan mempraktekkan apa yang sudah disampaikan pemateri. Mulai dari praktek pembuatan Biokompos, hingga Amoniasi jerami untuk pakan ternak. “Setelah materi disampaikan, anggota Poktan diminta untuk menuju kandang untuk praktek sebentar”, pungkas perwakilan PPL Batursari, Kholis Dwi Yulianto. (Admin Balingtan)