Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Balingtan, Dinas Pertanian Pati, dan Pasiter Bertemu Guna Membahas Peningkatan LTT Kabupaten Pati

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
 
 

Berita Balingtan - Rapat koordinasi dan sinkronisasi data Pajale Kabupaten Pati berlangsung pada Jumat (22/02), bertempat di Aula 1 Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Rapat ini dihadiri oleh anggota tim UPSUS Balingtan, Dinas Pertanian, Pasiter 0718/Pati dan koordinator penyuluh pertanian tingkat kecamatan maupun yang mewakili.

Acara dibuka oleh sambutan kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Ir. Mokhtar Efendi, MM. Dalam sambutannya, Ir. Mokhtar mengharapkan adanya kedisiplinan dalam pelaporan data LTT maupun LTP Pajale. Senada dengan Ir Mokhtar Efendi, Didik Eka Haribawa, SP selaku Kabid Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Pati juga menyampaikan 3T dalam pelaporan data yaitu teliti, tepat waktu, dan tanggung jawab. Teliti bahwa data tidak ada yang tercecer maupun tidak terlaporkan, tepat waktu dalam pelaporan dan sumber data yang dilaporkan dapat dipertanggungjawabkan.

Poniman, SP selaku perwakilan Balingtan juga menyampaikan garis besar hasil rapat koordinasi dengan Dirjen Tanaman Pangan menyangkut penambahan LTT di Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan pada Senin (11/02) lalu. Selain itu juga dibahas mengenai sinkronisasi data bulan Februari dan target optimis penambahan LTT di minggu terakhir bulan Februari dan juga target optimis penambahan LTT bulan Maret pada masing-masing kecamatan. Dalam pembahasan ini, target LTT yang tidak tercapai di bulan Februari dikarenakan adanya kemunduran waktu tanam. Seharusnya ditanam di bulan Februari mundur di bulan Maret, sehingga diprediksikan target LTT dapat dipenuhi di bulan Maret.

Kapten Arh. Sumaryono selaku Pasiter Kodim 0718/Pati mendukung penuh kegiatan UPSUS Pajale dan memberi informasi bahwa masing-masing desa terdapat satu hingga dua orang Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang dapat membantu menyukseskan UPSUS Pajale di kabupaten Pati.

Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh petani dalam penambahan LTT seperti banjir maupun curah hujan yang tidak menentu berakibat pada mundurnya waktu tanam dan gagal panen. Meskipun demikian, tidak meyurutkan langkah tim UPSUS baik Balingtan maupun Kabupaten yang tentunya dengan dukungan KODIM untuk tetap optimis mencapai target penambahan LTT melalui berbagai strategi dan teknik pencapaian. (Admin Balingtan)