Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Bulan Ramadhan Balingtan tidak Surut Aktivitas: Part 2. Sumatera Selatan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
 
       

Berita Balingtan - Program#SERASI merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian yang wajib mendapatkan dukungan penuh untuk kesuksesannya. Bentuk dukungan yang diberikan oleh Balingtan dalam program#SERASI adalah memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada kelompok tani di lokasi Program#SERASI, dua orang dari Tim SERASI Balingtan (Rina Kartikawati, SP., M.Agr dan Sri Wahyuni, SP., M.Si) bertolak ke Sumatera Selatan untuk memberikan Bimtek tersebut.

 Meskipun dalam kondisi puasa di bulan Ramadhan, Tim Balingtan bersama-sama dengan Tim SERASI dari Balittra-BPTP Kalimantan Selatan, Balittanah, Balai Besar Padi dan BPTP Sumatera Selatan, menjalankan misi masing-masing. Bagi Tim Balingtan fokus kegiatan adalah bimtek pembuatan pestisida nabati berbahan baku lokal. Tim Gabungan melakukan koordinasi yang dilaksanakan di kantor Balai Penyuluh Kecamatan Muara Telang dengan koordinator penyuluh Bapak Ir. Edi Sarwono.

 Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin untuk memberikan pengarahan terkait dengan pelaksanaan Program#SERASI di Sumatera Selatan yang ditetapkan di Kecamatan Muara Telang. Oleh Bapak Kabid TP diingatkan bahwa saprodi untuk pelaksanaan kegiatan dari Dirjen TP sampai saat pertemuan belum diterima oleh petani. Oleh karena itu Tim Litbang harus menyusun strategi untuk kelancaran rencana pelaksanaan IP 300 pada akhir bulan Juni mendatang.

 Kegiatan selanjutnya adalah menjalankan misi masing-masing. Balingtan melaksanakan Bimtek Pesnab di kantor BPP Kec. Muara Telang, sedangkan tim yang lainnya melakukan diskusi lanjut di BPTP Sumatera Selatan dan kegiatan lainnya. Hadir dalam Bimtek adalah anggota dari Gapoktan di tiga desa yang ditetapkan menjadi lokasi Program#SERASI, yaitu Telang Rejo, Sumber Hidup dan Telang Makmur. Peserta Bimtek sangat antusias dari menyiapkan bahan-bahan pestisida nabati dari sekitar lingkungan mereka. Pembagian tugas dipandu oleh Ibu Sri Wahyuni, SP., M.Si sebagai peneliti yang mendalami pemanfaatan pesnab diperkaya mikroba (Biopestisida).

 Bahan lokal yang digunakan sebagai pesnab adalah daun Gelam yang tumbuh liar di sekitar sawah dan rumah tangga petani. Daun gelam dicacah sehingga aroma gelam tercium, kemudian petani menyiapkan tunggu untuk mendidihkan daun Gelam dengan tujuan untuk memaksimalkan zat-zat yang terkandung dalam daun Gelam. Setelah aroma daun Gelam tajam tercium, pertanda perebusan sudah sempurna dan selanjutnya adalah pencampuran air rebusan daun Gelam dengan urine sapi. Tahap akhir pada keesokan harinya adalah pemberian mikroba ke dalam campuran tersebut dan diinkubasi selama 21 hari Biopest baru bias digunakan. (Admin Balingtan)