Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Monitoring Demplot Ramah Lingkungan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
       

Berita Balingtan - Disela-sela kesibukannya, Bapak Kabalingtan menyempatkan diri untuk melakukan monitoring kegiatan demplot pertanaman Ramli (ramah lingkungan) di Desa Wotan, Kec. Sukolilo, Kab. Pati (24/5). Didampingi oleh Tim Diseminasi, Bapak Kabalai berbincang-bincang dengan Pak Kuntari (petani pemilik lahan untuk demplot).

“Penampilan tanaman bagus Pak, tapi saya harus hati-hati dengan penerbangan kupu penggerek. Bapak bisa melihat banyaknya kupu-kupu yang terperangkap di ember light trap” cerita Pak Kuntari diawal pertemuan. “Kalau sudah banyak penerbangan seperti ini, apakah saya boleh menyemprot menggunakan pestisida pasaran, Pak” lanjut Pak Kuntari dengan pertanyaan kepada Pak Kabalai.

“Penggunaan biopestisida Balingtan untuk pencegahan saja, jika penyerangan OPT sudah massif Bapak bisa menggunakan pestisida pasaran tapi harus diingat dosisnya sesuai dengan anjuran. Untuk saat ini intensifkan frekuensi penyemprotan biopestisda, harus rajin Pak, lebih sering dari biasanya”. Demikian Bapak Kabalai menjelaskan.

Pak Kuntari juga menyampaikan bahwa petani di sekitar lahannya ingin sekali mendapatkan biopestisida dan light trap untuk digunakan di lahan masing-masing. “Mbok aku njaluk Pak Kun sing disemprotke ning pari iku – Kalau boleh saya minta yang disemprotkan di tanaman padi (biopsetisida-red))” petani pemilik lahan persis di sebelah demplot meminta biopestisida kepada Pak Kuntari. Namun karena persediaan biopestisida Pak Kuntari terbatas maka beliau tidak memberikannya. Mendengar cerita tersebut, Bapak Kabalai memberikan arahan kepada Tim Diseminasi untuk memberikan biopestisida secara gratis sebagai bentuk diseminasi produk Balingtan kepada petani.

Bapak Kabalai, selanjutnya juga mengarahkan Tim Diseminasi untuk menjadwalkan Bimbingan Teknis kepada kelompok tani dalam hal pembuatan pestisida nabati berbahan baku lokal. Semoga kegiata Bimtek terealisasi sehingga petani dapat membuat pestisida nabati sendiri dan menggunakannya untuk mencegah OPT di lahan pertanian. (Admin Balingtan)