Balingtan Mendukung Program Percepatan Ketahanan Pangan melalui Program Obor Pangan Lestari (OPAL)

Cetak

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
       

Berita Balingtan - Tahun 2019, Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) turut serta dalam mendukung dan mensukseskan salah satu program utama Kementerian Pertanian (Kementan) yaitu Obor Pangan Lestari (OPAL). Lalu, apakah program OPAL itu? OPAL adalah program Kementan sebagai upaya promosi penganekaragaman pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat yang beragam, bergizi, seimbang dan berbasis potensi sumber daya lokal dengan memanfaatan lahan perkantoran. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi.

Kegiatan OPAL dilaksanakan di Balingtan dengan memanfaatkan lahan tidur di sekitar gedung auditorium Dr. Haryono. Beberapa jenis tanaman yang ditanam antara lain: kacang panjang, sawi, kangkung, bayam, selada, terung, cabai, tomat dan markisa. Di sekitar tanaman sayuran ditanami beberapa tanaman bunga sebagai attractant bagi serangga sehingga tidak menyerang sayuran dan buah-buahan di kawasan OPAL. Selain itu juga, terdapat kolam yang berisi ikan tombro yang bisa dijadikan sebagai sumber protein.

Perawatan rutin yang dilakukan terhadap tanaman yaitu pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama dengan penyemprotan pestisida nabati, dan penyiraman. Penyiraman tanaman di lahan OPAL Balingtan menggunakan sistem penyiraman  berbasis web online dengan sensor kelembaban tanah. Sensor kelembaban tanah berfungsi untuk mendeteksi berapa persen kelembaban tanah dan akan menyiram secara otomatis.  Jadi, sistem penyiraman ini bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui handphone ataupun computer. Saat ini, sistem penyiraman web online ini masih terus dalam tahap penyempurnaan.

Pada saat ini, beberapa tanaman sayuran telah siap panen seperti kacang panjang, selada, sawi, dan kangkung. Kualitas yang bagus, harga relatif murah, dan tidak menggunakan pestisida kimia, menjadikan sayuran dari lahan OPAL sangat diminati konsumen. Namun sayang karena lahan terbatas, hasil panen lahan OPAL saat ini hanya dinikmati oleh warga Balingtan saja.

Ayo kita manfaatkan pekarangan yang ada disekitar kita dengan menanam berbagai jenis tanaman karena banyak manfaat yang bisa diperoleh (Siska-Balingtan)