Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Upaya membangunkan Raksasa Tertidur

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
       

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel sebagian besar lahan Pertanian yang digunakan untuk bercocok tanam adalah Lahan Rawa Lebak. Beberapa petani di Kabupaten OKI ini rata-rata hanya bisa tanam padi satu kali dalam setahun karena pada musim penghujan (bulan Januari) lahan mereka akan tergenang air dan tidak dapat ditanami.

Pada (28/6) Tim Pendamping SERASI bersama Koordinator Penyuluh melakukan kunjungan lapang ke desa Tanjung Serang, Kec. Kayu Agung perjalanan ditempuh dengan ketek (Perahu Kecil) selama satu jam menyeberangi danau Teloko dan menyelurusuri anak Sungai. Beberapa kali perahu kami tersangkut akibat jalur perahu tertutup tumbuhan rawa yang mengharuskan pengantar kami turun ke air untuk menarik perahu.

Salah satu usulan desa Tanjung Serang pada program SERASI adalah pembuatan pintu air yang menurut Ketua Gapoktannya sangat berpengaruh terhadap pengelolaan air di lahan mereka. Saat musim hujan tiba, sawah mereka tidak dapat ditanami karena air yang terlalu tinggi. Disaat itu, petani beralih mencari ikan untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak keramba-keramba yang mereka pasang di pinggir jalur perahu yang dapat mereka panen saat musim penghujan.

Semoga upaya pemerintah dalam mengoptimalkan lahan rawa melalui program SERASI ini akan sukses dan mampu meningkatkan Indeks Pertanaman sehingga Petani akan sejahtera. Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani. (Elga-Balingtan)