Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pengembangan Pertanian Lahan Kering Melalui Implementasi Teknologi Panca Kelola Lahan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
       

Berita Balingtan - Lahan kering sangat potensial untuk dikembangkan melalui penerapan teknologi yang tepat. Berkolaborasi dengan BPTP Jawa Timur, TNI dan Polri, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) melakukan pengembangan pertanian di lahan kering melalui implementasi teknologi panca kelola lahan.

Berbekal dari permasalahan di lapang, yaitu penggunaan input tinggi, bahan organik rendah, keterbatasan air di musim kemarau, Tim BBSDLP mengembangkan teknologi panca kelola lahan. Teknologi tersebut terdiri dari pengelolaan pupuk (rasionalisasi input pupuk); pengelolaan air (big gun); pengelolaan bahan organik (penambahan pupuk kandang); penerapan budidaya melalui jarak tanam (double raw), penggunaan varietas unggul (Sumo dan bisi 18) dan penggunaan ameliorant (penambahan biochar).

Kegiatan dilakukan di Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dengan partisipasi aktif para petani yang tergabung dalam kelompok tani. Lahan pertanian di Desa Kandang sendiri kaya akan unsur P, berlimpah sumber pupuk kandang, tersedia sumber air tanah dangkal (tetapi belum dikelola secara optimal) sehingga menyebabkan input produksi tinggi tetapi produktivitasnya rendah hanya sekitar 6 ton/ha.

Dengan menerapkan teknologi panca kelola lahan, produktivitas jagung meningkat. H. Ahmad, salah satu petani denfarm mengatakan bahwa produktivitas lahannya meningkat. “sebelumnya hanya 6 ton/ha kini menjadi 8 – 9,5 ton/ha” ujarnya dan “pupuk yang lebih sedikit” tambahnya lagi. Dalam panen perdana (14/8), petani sangat antusias menyaksikan keberhasilan penerapan teknologi panca kelola.

Panen dihadiri oleh Dr. Popi Rejekiningrum dari BBSDLP, Drs. Suhartono., M.Si (Asisten III ), Suyitno (Kodim Situbondo), Ir. Farid Kuntadi (Kadistan Kab. Situbondo), Dr. Chendy Tafakresnanto, MP (Kepala BPTP Jawa Timur), Ir. Abdul Majid, MP (Wakil Dekan III, Fakultas Pertanian, Universitas Jember), Buchari (Camat Kapongan), Kapt. Inf. Marwito (Danramil Kapongan), Iptu Pramana (Kapolsek Kapongan) dan Kusnadi Birri (Kades Kandang).

Teknologi panca kelola lahan nyata memperlihatkan hasil yang memuaskan dengan peningkatan hasil dan efisien dalam penggunaan pupuk dan air. (Sukarjo - Balingtan)