Pengukuran Gas Rumah Kaca Dengan Gas Chromatography (GC) Dan Infrared Gas Analyzer (IrGA)

Cetak

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Inovasi Balingtan - Pengukuran gas rumah kaca dilakukan untuk mengetahui besarnya emisi gas rumah kaca yang dihasilkan pada suatu wilayah tertentu (sawah, perkebunan, hutan, perairan dll). Alat yang dapat digunakan untuk mengukur besarnya emisi GRK adalah kromatografi gas (GC) dan infrared gas analyzer (IrGA). Hasil analisa berupa area atau luasan (tanpa satuan) dan konsentrasi (ppm/ppb) yang diinterprestasikan dalam bentuk peak pada kromatogram. Hasil tersebut bisa dihitung ke dalam bentuk fluks atau emisi dengan menggunakan rumus perhitungan. Penggunaan alat ukur yang tepat dan bisa menghasilkan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan sangat penting dalam menentukan hasil pengukuran. Untuk itu, penggunaan alat seperti GC dan IrGA harus dilakukan secara benar dan tepat sesuai dengan SOP (Standard Operational Procedure). Untuk informasi lebih lanjut bisa klik disini

 

 

Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, Pati, Jawa Tengah

Indonesian Agricultural Environment Research Institute (IAERI)