Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berita Balingtan - Pada hari Sabtu Tanggal 23 Maret 2013, Balingtan (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) mendapat kunjungan peserta Rapat Kerja BBP2TP (Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian), Jumlah peserta yang hadir kurang lebih sekitar 300 orang yang berasal dari BPTP (Balai Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) dari seluruh Indonesia, dari mulai Aceh sampai dengan Papua yang berjumlah 33 UK/UPT. Sekitar pukul 08.00 pagi peserta tiba di balingtandengan 6 bis besar dan dikawal oleh 2 mobil polisi lalu disambut ucapan selamat datang dari pembawa acara, kemudian para peserta beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan. Acara dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Balingtan Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc. materi yang disampaikan antara lain sejarah balingtan, profil balingtan, state of the art penelitian, rencana pengembangan, dan konsep pertanian ramah lingkungan. Selanjutnya disusul dengan sambutan dan arahan dari Kepala Badan Litbang Pertanian yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala BBP2TP Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng yang menyatakan pentingnya konsep pertanian ramah lingkungan yang di kembangkan balingtan dan diharapkan ditiru dan diterapkan di masing-masing BPTP. Acara selanjutnya dilakukan kunjungan lapang Ke Laboratorium GRK (Gas Rumah Kaca), SITT (Sistem Integrasi Tanaman Ternak), dan Laboratorium Terpadu. Dalam kunjungan ini, peserta dibagi 3 tim, masing-masing tim ada pemandunya, disamping itu staf balingtan juga berbaur dengan peserta yang ikut menerangkan apa yang sudah dan sedang dilaksanakan di Balingtan. Tim pertama mengunjungi Laboratorium GRK, tim Kedua mengunjungi SITT dan tim ketiga mengunjungi laboratorium terpadu. Para peserta sangat tertarik dengan kegiatan, kebersihan, dan kerapihan yang ada di Balingtan. Para peserta menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Balingtan.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berita Balingtan - Pada hari selasa tanggal 12 Maret 2013, Balingtan (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) telah dikunjungi oleh Dr. Ir. Haryono, M.Sc (Kepala Badan Litbang Pertanian) yang didampingi oleh Dr. Ir. Moch Syakir, MS.(Kapuslitbangbun), Dr. Ir. Karden Mulya M.Sc (Ka BB Biogen), Dr. Ir. Mastur, MSi (Kepala Balittas), Dr. Ir. Tri Sudaryono, MS (Kepala BPTP Jawa Tengah). Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kepala Balai beserta jajarannya yang terdiri dari Kasie Yantek-Jaslit, Kasubbag Tata Usaha dan para peneliti. Acara kunjungan diawali dengan presentasi mengenai profil Balingtan yang disampaikan langsung oleh  Kepala Balai Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc, yang dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Badan Litbang Pertanian dan masukkan dari Kapuslitbangbun serta Kepala Balai Besar Bioteknologi  dan Sumberdaya Pertanian. Acara selanjutnya adalah kunjungan lapang ke kebun percobaan dengan melihat visitor plot SITT (Sistem Integrasi Tanaman Ternak), Laboratorium Terpadu, dan Laboratorium GRK (Gas Rumah Kaca). Setelah acara kunjungan  Kepala Badan Litbang Pertanian, Kapuslitbangbun, dan Ka BB Biogen menyampaikan apresiasi dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh staff Balingtan atas kerja keras dan kerja ikhlasnya mendukung kemajuan Balingtan dengan harapan mudah-mudahan kedepan Balingtan semakin maju.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berita Balingtan - Tanggal 26 Februari 2013 Balingtan menerima kunjungan tamu dari SDIT Yaumi Fatimah, Pati. Tamu berjumlah 34 orang yang terdiri dari peserta didik 31 anak (usia 6 s/d 9 tahun) dan guru berjumlah 3 orang. Kunjungan tamu diterima oleh Poniman, SP beserta peneliti Balingtan lainnya. Bapak Poniman menyampaikan profil Balingtan lalu dilanjutkan pengenalan tentang Sistem Integrasi Tanaman dan Ternak (SITT) yang ramah lingkungan dan tentang Gas Rumah Kaca (GRK). Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi anak didik dan untuk menambah pengetahuan serta pengenalan pada anak secara langsung tentang pertanian melalui pengalaman belajar di instansi pertanian secara kongkrit. Setelah diskusi dilanjutkan kunjungan ke tempat visitorplot SITT (Sistem Integrasi Tanaman-Ternak) yang ramah lingkungan. Kemudian dilanjutkan ke laboratorium Gas Rumah Kaca (GRK) yang menjelaskan tentang proses pengambilan gas dari tumbuhan diteliti persen kandungan gas didalam tanaman. Dengan bantuan dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian program  belajar mengenal lingkungan ini berjalan lancar. Ilmu yang ada di Balingtan itu sendiri bisa dimanfaatkan dan diterapkan kepada anak-anak sejak dini agar tahu pentingnya pemanfaatan limbah kotoran sapi didalam kehidupan manusia di bumi. Yang menjadi menarik lagi didalam kunjungan ini adalah anak-anak dari SDIT Yaumi Fatimah banyak anak-anak yang bertanya tentang proses integrasi tanaman ternak dan tentang pengambilan sempel gas.

Tanggal 26 Februari 2013 Balingtan menerima kunjungan tamu dari SDIT Yaumi Fatimah, Pati. Tamu berjumlah 34 orang yang terdiri dari peserta didik 31 anak (usia 6 s/d 9 tahun) dan guru berjumlah 3 orang. Kunjungan tamu diterima oleh Poniman, SP beserta peneliti Balingtan lainnya. Bapak Poniman menyampaikan profil Balingtan lalu dilanjutkan pengenalan tentang Sistem Integrasi Tanaman dan Ternak (SITT) yang ramah lingkungan dan tentang Gas Rumah Kaca (GRK). Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi anak didik dan untuk menambah pengetahuan serta pengenalan pada anak secara langsung tentang pertanian melalui pengalaman belajar di instansi pertanian secara kongkrit. Setelah diskusi dilanjutkan kunjungan ke tempat visitorplot SITT (Sistem Integrasi Tanaman-Ternak) yang ramah lingkungan. Kemudian dilanjutkan ke laboratorium Gas Rumah Kaca (GRK) yang menjelaskan tentang proses pengambilan gas dari tumbuhan diteliti persen kandungan gas didalam tanaman. Dengan bantuan dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian program  belajar mengenal lingkungan ini berjalan lancar. Ilmu yang ada di Balingtan itu sendiri bisa dimanfaatkan dan diterapkan kepada anak-anak sejak dini agar tahu pentingnya pemanfaatan limbah kotoran sapi didalam kehidupan manusia di bumi. Yang menjadi menarik lagi didalam kunjungan ini adalah anak-anak dari SDIT Yaumi Fatimah banyak anak-anak yang bertanya tentang proses integrasi tanaman ternak dan tentang pengambilan sempel gas.Tanggal 26 Februari 2013 Balingtan menerima kunjungan tamu dari SDIT Yaumi Fatimah, Pati. Tamu berjumlah 34 orang yang terdiri dari peserta didik 31 anak (usia 6 s/d 9 tahun) dan guru berjumlah 3 orang. Kunjungan tamu diterima oleh Poniman, SP beserta peneliti Balingtan lainnya. Bapak Poniman menyampaikan profil Balingtan lalu dilanjutkan pengenalan tentang Sistem Integrasi Tanaman dan Ternak (SITT) yang ramah lingkungan dan tentang Gas Rumah Kaca (GRK). Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi anak didik dan untuk menambah pengetahuan serta pengenalan pada anak secara langsung tentang pertanian melalui pengalaman belajar di instansi pertanian secara kongkrit. Setelah diskusi dilanjutkan kunjungan ke tempat visitorplot SITT (Sistem Integrasi Tanaman-Ternak) yang ramah lingkungan. Kemudian dilanjutkan ke laboratorium Gas Rumah Kaca (GRK) yang menjelaskan tentang proses pengambilan gas dari tumbuhan diteliti persen kandungan gas didalam tanaman. Dengan bantuan dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian program  belajar mengenal lingkungan ini berjalan lancar. Ilmu yang ada di Balingtan itu sendiri bisa dimanfaatkan dan diterapkan kepada anak-anak sejak dini agar tahu pentingnya pemanfaatan limbah kotoran sapi didalam kehidupan manusia di bumi. Yang menjadi menarik lagi didalam kunjungan ini adalah anak-anak dari SDIT Yaumi Fatimah banyak anak-anak yang bertanya tentang proses integrasi tanaman ternak dan tentang pengambilan sempel gas. itions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} -->

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berita Balingtan - Tanggal 27 Februari 2013 Balingtan menerima kunjungan tamu dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BTQ Bani Muslim 02 Juwana. Tamu berjumlah 130 orang yang terdiri dari peserta didik 120 anak (usia 2 s/d 6 tahun, play group dan TK) dan guru berjumlah 10 orang. Kunjungan tamu diterima oleh Poniman, SP beserta peneliti Balingtan lainnya. Bapak Poniman menyampaikan profil Balingtan lalu dilanjutkan pengenalan tentang manfaat padi dalam pertanian dan menjelaskan tentang Sistem Integrasi Tanaman dan Ternak (SITT) yang ramah lingkungan. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi anak didik dan untuk menambah pengetahuan serta pengenalan pada anak secara langsung tentang pertanian melalui pengalaman belajar di instansi pertanian secara kongkrit. Setelah diskusi dilanjutkan kunjungan ke tempat visitorplot SITT (Sistem Integrasi Tanaman-Ternak) yang ramah lingkungan. Dengan bantuan dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian program  belajar mengenal lingkungan ini berjalan lancar. Ilmu yang ada di Balingtan itu sendiri bisa dimanfaatkan dan diterapkan kepada anak-anak sejak dini agar tahu pentingnya pemanfaatan limbah kotoran sapi didalam kehidupan manusia di bumi.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Berita Balingtan - Pada Tanggal 27-31 Oktober 2012 Balai Penelitian Lingkungan Pertanian telah mengirimkan salah satu peneliti muda-nya yang bernama Asep Kurnia, SP untuk mengikuti MARCO (Monsoon Asia Agro-Environmental Research Consortium) Satellite International Symposium 2012, yang diselenggarakan oleh NIAES (National Institute for Agro-Environmental Sciences (NIAES) di Tsukuba Jepang. Tema symposium yang diambil adalah ‘Risk Alleviation Technologies for Arsenic and Cadmium Contamination of Foods in Monsoon Asia’. Negara peserta simposium yang berasal dari luar jepang antara lain Australia, Taiwan, Korea, Thailand dan Vietnam.

Tujuan diselenggarakannya symposium ini adalah untuk mengetahui kondisi pencemaran logam berat di negara-negara asia, pertukaran informasi mengenai state of the art teknologi remediasi logam berat di tiap negara, serta mendiskusikan langkah-langkah penelitian ke depan dan penguatan kolaborasi penelitian pencemaran logam berat di monsoon asia. Adapun tujuan balingtan mengikuti symposium tersebut adalah untuk memberikan kesempatan pada para peneliti muda berkiprah di dunia internasional khususnya bidang peneliti logam berat dan pencerahan kepada para peneliti muda dalam hal pengetahuan mengenai teknologi remediasi lahan tercemar logam berat, serta upaya mendesiminasikan hasil-hasil penelitian Balingtan tentang identifikasi dan teknologi remediasi logam berat.

Pada kesempatan kali ini Balai Penelitian Lingkungan Pertanian mencoba mendesiminasikan hasil-hasil penelitian identifikasi dan teknologi remediasi lahan tercemar kadmium di lahan sawah, dengan mengambil judul presentasi ‘Risk Alleviation of Cadmium Contamination on Rice in Indonesia’. Dari hasil diskusi pada simposium tersebut disepakati untuk tetap menjalin pertukaran informasi dan kemungkinan kerjasama penelitian diantara negara-negara peserta, khususnya untuk penanggulangan pencemaran arsen dan cadmium. (Asep Kurnia, SP / Balingtan)

Medsos Facebook