Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang


Laboratorium Residu Bahan Agrokimia (Lab. RBA) berdiri sekitar tahun 1980 dengan nama laboratorium toksikologi dibawah kelompok peneliti hama tanaman pangan Balai Penelitian tanaman pangan. Laboratoium toksikologi bertugas membantu peneliti dalam menganalisis residu pestisida dalam tanah, air dan produk pertanian. Sekitar tahun 1993 terjadi perubahan organisasi ditingkat badan litbang yang mana Balittan Bogor berubah nama menjadi Balitbiogen, seiring dengan perubahan tersebut laboratorium toksikologi berubah menjadi laboratorium biokimia dan enzimatik. Tahun 1999 laboratorium kembali mengalami perombakan. Dari hasil perombakan tersebut terbentuk bebrapa laboratorium salah satunya laboratorium toksikologi yang mempunyai tugas membantu peneliti dalam menganalisis residu pestisida dalam tanah, air dan produk pertanian. Laboratorium toksikologi telah terakreditasi oleh KAN tahun 2002 berdasarkan ISO 17025. Tahun 2007 laboratorium toksikologi bergabung dengan balingtan dan berubah nama menjadi Lab. Residu Bahan Agrokimia (RBA).

Laboratorium RBA  sampai saat ini mempunyai alat utama Gas Kromatografi (GC), Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT), Spektrofotometer, alat uji kualitas air dan peralatan pendukung lainnya seperti pH meter, Timbangan analitik, Sokhlet dan lain-lain yang digunakan untuk analisis residu bahan agrokimia, seperti residu pupuk dan residu pestisida selain analisis tersebut lab RBA juga mampu melakukan analisis daya seraf Iod, C organaik, asam-asam organik. Adapun jenis residu pestisida yang dapat di analisis di Lab RBA berkedudukan di Laladon Bogor dengan didukung oleh SDM yang memadai (analis 2 orang, S1 3 orang, S3 1 orang. Dengan peralatan dan SDM yang ada Lab RBA mampu melayani permintaan analisis dari para peneliti Balingtan dan lingkup Badan Litbang serta di luar Badan Litbang antara lain : mahasiswa, perguruan tinggi maupun dari swasta.

Jenis residu pestisida yang dapat dianalisis di Lab. RBA yaitu:

RESIDU PESTISIDA

  • ORGANOKLORIN    ORGANOFOSFAT    PIRETROID    KARBAMAT    Herbisida

1        α – BHC                Diazinon              Deltametrin   Karbofuran    Glifosat
2        γ – BHC (Lindan)   Fenitrotion            Sipermetrin   BPMC            Paraquat
3        Aldrin                   Metidation            Permetrin      MIPC            Diuron
4        Heptaklor             Dimetoat              Siflutrin                            Metsulfuron
5        Dieldrin                Klorpirifos             Fenvalerat        
6        DDT                     Paration               Sihalotrin        
7        Endrin                  Propenofos            
8        Endosulfan

  • PUPUK

1    Nitrat    
2    Amonium    
3    C Organik

  • ASAM ORGANIK

1    Asam Humat    
2    IAA    
3    Giberelin

Selain itu Laboratorium Residu Bahan Agrokimia sebagai laboratorium rujukan bidang analisis residu pestisida (Residu Bahan Agrokimia) sehingga memerlukan alat-alat utama yang sangat menunjang program tersebut. Alat utama yang diperlukan seperti GC-MS untuk analisis residu pestisida secara lengkap. Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) yang digunakan untuk analisis logam berat, spektrofotometer untuk analisis pupuk dan residu pupuk dan Water checker untuk menganalisis kualitas air. Selain alat utama tersebut laboratorium perlu alat pendukung laboratorium untuk memperlancar proses preparasi dan ekstraksi contoh analisis.  Dengan penambahan peralatan perlu diperkuat  oleh penambahan tenaga analis dengan demikian  lab RBA akan mampu menjadi lab yang mempunyai kualitas dan kompetensi yang tinggi dalam melakukan analisis pestisida, logam berat, dan residu pupuk sehingga dapat meningkatkan pelayanannya kepada para peneliti di lingkup Balingtan dan Badan Litbang, instansi lain maupun swasta. Sejak tanggal 15 Desember 2011 Laboraturium Balingtan telah berhasil memperoleh  sertifikat ISO /IEC 17025:2005 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) No. Akreditasi LP-556-IDN.

 

  • Informasi lebih lanjut tentang Daftar Harga Analisa di Laboratorium Balingtan bisa di klik disini.