Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Sejarah

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Sejarah Singkat Balai Penelitian Lingkungan Pertanian



Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) merupakan kelompok jabatan fungsional yang secara teknis penelitian diberi mandat untuk membantu tugas dan fungsi Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP). Sebelumnya, Balingtan merupakan Kebun Percobaan (1953) yang berada di bawah Lembaga Pusat Penelitian Pertanian (LP3) Bogor. Seiring dengan perkembangan sektor pertanian, Kebun Percobaan yang berada di daerah lahan tadah hujan ini mengalami perubahan fungsi sebagai stasiun nasional penelitian tanaman pangan di lahan tadah hujan di bawah Balai Peneliian Tanaman Pangan (1981).

Peranan Kebun Percobaan yang dinilai strategis mendorong pemerintah untuk meningkatkan status Kebun Percobaan ini menjadi Loka Penelitian Tanaman Pangan (Lolittan) pada tahun 1994. Lolittan ini berada di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan dan memiliki fungsi baru, yaitu melaksanakan kegiatan penelitian tanaman pangan di bidang pencemaran lahan dan lingkungan. Lolittan mengalami perubahan nama pada tahun 2002 berdasarkan SK mentan No 66/Kpts/OT.210/1/2002 menjadi Loka Penelitian Pencemaran Lingkungan Pertanian (Lolingtan) yang berada di bawah Puslitbangtan. Sesuai mandatnya, Lolingtan melaksanakan penelitian di bidang pencemaran lingkungan di lahan pertanian dan penanggulangannya.

Isu-isu lingkungan yang semakin penting menjadikan Lolingtan memiliki peran yang sangat strategis. Berdasarkan peran tersebut, pemerintah meningkatkan status Lolingtan menjadi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) pada tahun 2006 berdasarkan SK mentan No. 07/permentan/OT.140/3/2006. Dengan demikian, tanggung jawab setelah menjadi Balingtan menjadi semakin besar. Adapun tugas yang diemban oleh Balingtan adalah melaksanakan penelitian lingkungan pertanian sedangkan fungsinya adalah melaksanan penelitian lingkungan pertanian, melaksanakan penelitian komponen teknologi pengelolaan; pengendalian dan remediasi pencemaran serta budidaya pertanian ramah lingkungan, memberikan pelayanan teknik dan penyiapan kerja sama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian pencemaran lingkungan pertanian, dan melaksanakan tata usaha dan rumah tangga balai.

Sesuai Peraturan Menteri Pertanian No:27/Permentan/OT.140/3/2013 Balai Penelitian Lingkungan Pertanian mempunyai tugas melaksanakan penelitian emisi, mitigasi dan absorsi Gas Rumah Kaca  dari pertanian, serta pencemaran lingkungan dan penanggulangannya di lahan pertanian.