Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Kualitas Air Sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo Hulu Tengah

Penilaian: 1 / 5

Aktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Kualitas Air Sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo Hulu Tengah
Mulyadi, Ratih Artanti, dan Triyani Dewi
Balai Penelitian Lingkungan Pertanian

Abstrak
Daerah aliran sungai (DAS) merupakan suatu sistem yang mepunyai potensi besar untuk mengalami polusi atau pencemaran. Komponen utama dari DAS yang berpotensi untuk tercemar adalah badan air dan tanah, yang selanjutnya akan berpengaruh pula terhadap mahluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan) yang berinteraksi dengan komponen komponen yang ada dalam sistem daerah aliran sungai atau daerah yang dipengaruhinnya. Penurunan kualitas air di DAS antara lain disebabkan oleh: (a) Meningkatnya kandungan sedimen dalam air sungai, karena terjadinya erosi di daerah hulu sungai. (b) Sistem pembuangan air limbah industri di sepanjang aliran sungai sehingga terjadi pencemaran. (c) Limbah rumah tangga yang ikut mempengaruhi kualitas air. (d) Akibat negatif intensifikasi pertanian. Penelitian Kualitas Air Sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo Hulu Tengah dilaksanakan bulan September tahun 2007. Tujuan penelitian adalah Untuk mendapatkan data / kualitas air sungai pada DAS Solo hulu tengah di Kabupaten Karanganyar. Hasil pengamatan kualitas air : 1) tingkat bau : tidak berbau; 2) warna : bening sampai agak keruh; 3) pH : antara 6,47 - 7,54; 4) suhu : 22,3-31,6 °C; dan 5) DHL : 91,8 – 2070 µmhos/cm. Kandungan logam berat Cd, Cu dan Pb masing-masing adalah berkisar antara 0,0024-0,0078; 0,0144-0,0491 dan 0,0012-0,0180 ppm. Batas maksimum logam berat Cd, Cu dan Pb pada air untuk keperluan pertanian adalah 0,01; 0,2 dan 1,0 mg/kg, dengan demikian air pada DAS Solo hulu tengah masih aman untuk keperluan pertanian.
Kata kunci : air, DAS, logam berat
(Pus sumber daya Air 2008)