Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Tanggap Padi Walik Jerami Terhadap Penggunaan Pupuk Hijau dan KCl pada Tanah Sawah Tadah Hujan Bertekstur Ringan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Tanggap Padi Walik Jerami Terhadap Penggunaan Pupuk Hijau dan KCl pada Tanah Sawah Tadah Hujan Bertekstur Ringan

A. Wihardjaka

Balai Penelitian Lingkungan Pertanian


Abstrak

Pengembalian biomassa tanaman legum ke dalam tanah dimaksudkan untuk memperbaiki produktivitas tanah dan tanaman. Kekahatan kalium pada tanah sawah tadah hujan bertekstur ringan dapat diperbaiki dengan penggunaan bahan organik dan pupuk kalium. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah tadah hujan Jakenan, Jawa Tengah, bertujuan mengetahui tanggap tanaman padi walik jerami terhadap pengembalian biomassa tanaman legum sebagai pupuk hijau dan pemupukan KCl pada tanah sawah tadah hujan bertekstur ringan. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak kelompok, dengan tiga ulangan dan enam perlakuan kombinasi pupuk hijau dan takaran KCl. Pengembalian biomassa tanaman legum sebagai pupuk hijau ke dalam tanah dan pemupukan KCl  pada tanah Inceptisol nyata memperbaiki hasil gabah dan serapan kalium tanaman padi walik jerami. Pemupukan 50 kg K2O cenderung menghasilkan gabah dan serapan K lebih tinggi daripada pemupukan 30 kg K2O/ha. Hasil gabah pada pupuk hijau Sesbania rostrata adalah lebih rendah daripada pupuk hijau kedelai dan kacang tunggak.

Kata kunci : pupuk hijau, serapak K, padi walik jerami


Sumber : Agroland Vol. 12 No. 2 p.108-114 (2005)



BALAI PENELITIAN LINGKUNGAN PERTANIAN

Indonesian Agricultural Environment Research Institute (IAERI)


A. Wihardjaka (1) and L.J. Wade (2)
(1)Research Station of Agricultural Environment Preservation

(2)International Rice Research Institute