Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Pengaruh Persiapan Lahan Dengan Herbisida Terhadap Mikroorganisme Tanah Dan Hasil Padi

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 


Pengaruh Persiapan Lahan Dengan Herbisida Terhadap Mikroorganisme Tanah Dan Hasil Padi

S. Y. Jatmiko, N. Sutrisno, dan A. Ichwan

 


Abstrak

Masalah yang sering dihadapi pada sektor tanaman pangan adalah efisiensi yang rendah sehingga menurunkan daya saing produk yang dihasilkan. Peningkatan produksi secara efisien dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan herbisida untuk persiapan lahan. Penggunaan herbisida akhir¬akhir ini ditujukan bukan saja untuk pengendalian gulma, tetapi juga sebagai persiapan tanam yang dikenal sebagai tanpa olah tanah (TOT). Penelitian lapangan dilakukan di dua sentra produsen padi di Jawa Timur dan DIY dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan 10-11 perlakuan. Penggunaan herbisida dapat menaikkan efisiensi kerja, aplikasinya hanya memerlukan 2-4 had orang kerja (HOK)/ha, sedangkan cara tanam pindah memerlukan tenaga manusia dan hewan 170 jam/ha untuk persiapan lahan sampai dengan kondisi siap tanam dengan lama penyelesaian 17-34 hari. Persiapan lahan dengan paraquat dapat menekan bakteri Rhizobium, sedangkan herbisida glifosat tidak mengganggu aktivitas mikroba tanah. Genus jamur Aspergillus sp., Penicillium sp., dan Khamir tidak dipengaruhi oleh perlakuan herbisida paraquat maupun glifosat. Cara tanam olah sempurna (OTS) ditambah disiang 2 x mempunyai efisiensi pengendalian gulma (EPG) sebesar 95% lebih tinggi dibandingkan dengan sebesar TOT ditambah disiang 1 x sebesar 66%, akan tetapi mempunyai nilai RC-ratio lebih rendah yaitu masing-masing 1,38 dan 2,68, demikian pula produk yang dihasilkan tidak berbeda nyata yaitu masing¬masing 4,01 dan 4,1 tlha.

 

  • Untuk informasi jurnal secara lengkap bisa lihat disini

 

 


BALAI PENELITIAN LINGKUNGAN PERTANIAN

Indonesian Agricultural Environment Research Institute (IAERI)

 


A. Wihardjaka (1) and L.J. Wade (2)
(1)Research Station of Agricultural Environment Preservation

(2)International Rice Research Institute