Selamat Datang di Situs Resmi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian .::. Pusat Teknologi Unggulan Lahan Tadah Hujan Ramah Lingkungan .::.

Monitoring dan Supervisi Virtual Kegiatan Efikasi Efisiensi Penggunaan N Padi Mekongga PRG di LUT Jaken

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

 

Pengembangan padi NUE (Nitrogren Use Efficiency) menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan pupuk N pada tanaman dan dapat menghemat kebutuhan pupuk N subisidi yang diberikan pemerintah. Pemberian pupuk N subsidi dapat menstimulasi penggunaan secara efisien, mengurangi kehilangan N, dan mengoptimalkan serapan N oleh tanaman untuk memberikan hasil yang tinggi. Seperti diketahui bahwa subsidi pupuk yang diberikan pemerintah sangat besar.

Pengembangan padi NUE dilakukan oleh Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) dengan menyisipkan gen AlaAT tomat pada Padi Mekongga. Sebanyak tiga galur Mekongga PRG terpilih generasi T2 homosigot dengan Padi Mekongga PRG dilakukan pengujian di Lahan Uji Terbatas (LUT) untuk melihat seberapa besar pengaruh pupuk N yang diberikan, keragaman serta hasil tanaman pada skala lapang. Pengujian skala LUT dilaksanakan di kebun percobaan Balingtan dimana Balingtan memiliki persyaratan sebagai Lahan Uji Terbatas penelitian PRG.

Monitoring dan supervisi dilaksanakan dengan online dengan zoom meeting yang dihadiri oleh 8 undangan antara lain Tim Teknis Keamanan Hayari PRG Bidang keamanan Lingkungan Kelompok Tanaman, Kepala Balingtan, Kepala BB BBiogen, Koordinator KSPHP BB Biogen, Koordinator PE BB Biogen, Tim Peneliti LUT Balingtan, Tim Peneliti LUT BB Biogen, dan Sekretariat KKH PRG.

Kegiatan dimulai dengan penjelasaan semua fasilitas pendukung pelaksanaan penelitian padi Mekongga di LUT selanjutnya dilakukan panen virtual kegiatan PRG di LUT. Pelaksanan panen dilakukan pada 48 plot percobaan. Percobaan yang dirancang dengan petak terpisah, terdiri dari 2 faktor yaitu galur padi dan dosis pupuk N. Galur padi terdiri dari 4 galur (G0, G1, G2, dan G3), dan dosis pupuk N (0%, 33 % dan 49.5 % dari dosis rekomendasi). Seluruh Perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan.

Panen pertama kali dilaksanakan pada plot N0G0, dengan sistem ubinan ukuran 2 m X 2 m. Rumpun ubinan dirontokkan terlebih dahulu dengan threaser manual, dilanjutkan dengan perontokan bulir pada rumpun pinggiran. Pelaksanan panen dilakukan untuk setiap varietas sampai selesai baru akan berpindah ke varietas lainnya. Pelaksanan dilakukan sesuai arahan dan ketentuan dari tim KKH bidang lingkungan.